Hari Pertama Operasi, SATLANTAS POLRES METRO BEKASI Jaring Sebanyak 270 Pelanggar

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Pada hari pertama ‘Operasi Patuh Jaya 2019’ yang digelar oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi, berhasil menjaring sebanyak 270 pelanggar. Dari jumlah tersebut, pelanggar terbanyak, justru kendaraan yang melawan arus.

“Hari pertama Operasi Patuh Jaya 2019 dan pelaksanaannya di Cikarang,” papar Kasat Lantas Polres Metro Kaubupaten Bekasi, AKBP Tartono, Jumat (30/8).

Disebutkan Tartono bahwa dari 270 pelanggar, terbanyak adalah melawan arus. “Ini menunjukkan kesadaran berlalu lintas masyarakat masih minim,” tegasnya.

Operasi Patuh Jaya 2018 secara serentak dilaksanakan 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019, juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat berlalulintas.

Operasi tersebut juga dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, mengurangi angka kecelakaan, dan meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas di wilayah DKI Jakarta.

Ada tujuh jenis pelanggaran yang menjadi target operasi adalah: 1. Pengemudi yang melawan arus. 2. Pengemudi yang berusia di bawah 17 tahun. 3. Pengemudi yang menggunakan rotator atau rotator yang bukan peruntukannya. 4. Pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan bermotor. 5. Pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI.
6. Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan narkoba atau minuman keras. ■ RED/SDON/GOES

Related posts

Terkait Fasilitas Kredit ke PT RMU, KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Pada Saat Meresmikan Gedung SMA Labschool di Ciracas, Gubernur Pramono Anung Sebut Pendidikan Sebagai Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Bank Jakarta Sponsori Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Guna Lahir Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta