Demo Jangan Dilarang, IRMA DARMAWANGSA Minta Buruh & Mahasiswa Harus Jauhi Sikap Anarkis

Megapolitan

Demo Jangan Dilarang, IRMA DARMAWANGSA Minta Buruh & Mahasiswa Jangan Anarkis

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Penyanyi dangdut Irma Darmawangsa meminta agar aksi demo jangan dilarang, jika semata-mata ingin menyampaikan harapan dan keinginan. Sebab, hak untuk berkumpul dan menyatakan pendapat, diperbolehkan undang-undang. Yang lebih penting lagi harus dilakukan secara tertib, tanpa harus melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum.

“Boleh dong dan jangan sampai dilarang aksi demo itu. Makanya, buruh dan mahasiswa, jangan sampai bertindak anarkis. Apalagi sampai merusak fasilitas umum,” pinta pelantun tembang hits ‘Sir Gobang Gosir’ tersebut saat dihubungi POSBERITAKOTA, Sabtu (10/10/2020).

Saat ini, menurutnya, baik kaum buruh maupun mahasiswa yang juga dibantu masyarakat luas – tengah menyuarakan hati nurani terkait UU Cipta Kerja (Omnibus Law) yang dianggap tak berpihak kepada masyarakat. Undang-undang yang baru saja disahkan oleh DPR RI, pada kenyataannya mendatangkan gelombang protes dari masyarakat luas.

“Baik seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah, harus mengutamakan komunikasi. Lakukan dialog agar ketemu solusi terbaik. Pokoknya, jangan korbankan masyarakat, ditengah saat ini sedang sulit mencari penghidupan,” ucap Irma.

Pada bagian lain, harap Irma, aparat keamanan yang bertugas mengamankan aksi demo – juga jangan bersikap keras. Karena apa? “Kalangan buruh, mahasiswa dan masyarakat, juga merupakan anak bangsa serta negara,” katanya.

Hindari bentrokan untuk menghindari jatuhnya korban. “Saya cuma bisa ikut berdoa, jika akan ada lagi aksi demo, ya harus tertib. Sekali lagi jangan sampai timbul korban luka atau bahkan meninggal dunia,” tutur Irma menyudahi obrolan. ■ RED/ALDI/THONIE AG

Related posts

Sosok Senator Bang Dailami, KETUA LSM ‘BRANN’ SUDIRMAN Sebut Punya Modal & Cukup Mumpuni Jika Maju Sebagai Cagub DKI

Hasil Debatnya Jadi Favorit, KETUM PRO – AMIN Yakin Sosok Anies Baswedan Beri Daya Tarik Pemilih

Gelar Acara Maulid Bersama Sahabat AKSI, ADI KURNIA SETIADI Jadikan Politik Sebagai Sarana untuk Ibadah