PosBeritaKota.com
Megapolitan

PPKM Darurat Mulai Hari Ini, COMMUTER LINE Jabodetabek Ada Penurunan Jumlah Penumpang

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Masa Pemberlakuan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai dioperasionalkan hari ini, Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021) mendatang. Hal itu ternyata sangat berpengaruh pada pengguna fasilitas umum sejenis kereta rel listrik (KRL) alias Commuter Line di kawasan Jabodetabek.

Pengaruhnya berkisar ada pengurangan antara 30 sampai 40 persen jumlah penumpang. Pada saat pagi hari, di mana masyarakat berkegiatan untuk berangkat kantor atau kepentingan tertentu, tidak pada hari-hari sebelumnya. Padat penumpang yang berdiri dalam gerbong.

“Iya, saya masih harus kerja di kantor. Nanti bergiliran dengan karyawan lain. Kantor tidak seratus persen mewajibkan kerja. Jatahnya, sehari sekali,” tutur Soegiyanto, karyawan swasta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Pria yang mengaku berusia 35 tahun itu, setiap hari harus menggunakan Commuter Line. Jalan kerja dari Stasiun Bekasi untuk tujuan Stasiun Manggarai. Berangkat pagi pukul 07.00 WIB dan pulang kerja pukul 17.00 WIB. Kecuali untuk hari Sabtu dan Minggu, dapat jatah libur kerja.

Berbeda apa yang dikatakan Tarnadi (45), karyawan bengkel mobil dan motor di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Ia masih harus bekerja seperti biasa. Sebab, selama ini mendapatkan penghasilan berdasarkan kerja harian. Karenanya, ia merasa rugi, jika dalam sehari tidak bekerja di bengkel.

“Kami di bengkel itu, tidak lebih dari 6 pekerja. Sedang bengkelnya sangat luas. Jadi bisa kerja sambil jaga jarak dua meteran,” jelas pria asal Tegal, Jawa Tengah itu..

Sedangkan Karsan (40) yang ditemui di Stasiun KA Tanah Abang, Sabtu (3/7/2021) malam, mengaku bekerja di sebuah kantor di kawasan BSD, Tangerang. Atas dasar instruksi pimpinan tetap bekerja, karena kantornya hanya memiliki sekitar 10 karyawan.

“Saya bagian urus kantor. Jadi, pagi jam 8 sudah harus hadir dan pulang jam 5 atau 6 sore. Yang penting, setiap hari bisa menggunakan Commuter Line, karena ongkosnya murah untuk jarak jauh. Waktunya pun bisa ditempuh tepat waktu antara satu jam perjalanan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantuan Tim POSBERITAKOTA di lapangan hingga malam ini, penumpang Commuter Line, tak seramai sebelumnya. Umumnya mereka para pekerja. Sedangkan penumpang umum yang sengaja ingin bepergian, agak berkurang. RED/DEVI/TONIE/AYID/GOES

Related posts

Jika Melenceng Harus Diluruskan, M TAUFIK Minta Wartawan & LSM Kritisi Kinerja Gubernur Anies

Redaksi Posberitakota

INILAH SOSOK WAGUB DKI JAKARTA YANG DIBUTUHKAN DUNIA USAHA

Redaksi Posberitakota

Kado Manis HUT ke-18, BAZNAS Kembali Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment