24.4 C
Jakarta
28 January 2023 - 10:00
PosBeritaKota.com
Nasional

Sudah Tandatangani Kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi, KUOTA HAJI INDONESIA 221.000 Jamaah untuk Tahun 2023

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Sebanyak 221.000 kuota jamaah haji Indonesia untuk di tahun 2023. Kuota itu terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Sedangkan untuk petugas keseluruhannya mendapat 4.200 kuota.

Kepastian itu diperoleh setelah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. Bahkan kesepakatan tersebut ditandatangani antara Menag RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah, Minggu (8/1/2023)

Nampak ikut menyaksikan saat Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, Dirjen Penyenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Selain itu juga hadir Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo dan Ishfah Abidal Aziz, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Melalui kesempatan tersebut, Menag juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Yang Mulia Raja Salman dan Pangeran Muhammad Bin Salman. Disebutkan bahwa selama ini, hubungan Indonesia dengan Arab Saudi terjakin sangat erat.

“Jadi, alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Bahkan saya di hari ini, menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jamaah,” kata Menag RI yang tengah berada di Jeddah,

Diluar membicarakan dan bikin kesepakatan, Menag RI menjelaskan bahwa dala kesepakatan itu juga mengatur tentang pendaratan (landing) pesawat di Jeddah dan Madinah. Termasuk beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan ibadah haji.

Menag RI menyampaikan bahwa di dalam pembicaraan dengan Menteri Haji Saudi disepakati juga tidak adanya pembatasan usia. Sebagaimana diketahui, karena pandemi, Pemerintah Arab Saudi membatasi usia jamaah haji. Saat itu, Saudi menerapkan syarat usia jemaah haji 2022 di bawah 65 tahun.

Hasilnya karena sudah sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jamaah haji,” tegas Menag seraya menambahkan bahwa jamaah 65 tahun ke atas ternyata masih bisa berangkat haji tahun ini.

Dalam kesempatan pertemuan dengan Menteri Tawfiq juga dimanfaatkan Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, untuk melobi tambahan kuota bagi Indonesia. Gus Men mengatakan bahwa antrean jamaah haji Indonesia sangat panjang. Gus Men berharap ada tambahan kuota bagi Indonesia sehingga bisa mengurangi jumlah antrean jemaah haji. ■ RED/TB. DEVI IR/EDITOR : GOES

Related posts

Ini Peringatan Serius, Menteri PAN RB : Senin, ANS/PNS Harus Kerja Normal 

Redaksi Posberitakota

Ratusan Anggota Pramuka Kwartir Tegal Terlibat Operasi Ramadniya 2017

Redaksi Posberitakota

Tak Berpotensi Tsunami, MALUKU Dilanda Gempa Berkekuatan Magnito 6,5

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang