JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ditengah gegap gempita anak SMA yang lagi ribut-ribut milih jurusan kuliah, ada satu kabar yang bisa jadi penyegar (atau malah bikin makin bingung): UniRank 4icu baru saja merilis daftar kampus swasta paling populer di Jakarta. Sebab dari 603 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk radar mereka, ternyata ada 10 kampus swasta di Ibukota berhasil jadi primadona.
Sedangkan yang bikin menarik, bukan cuma kampus-kampus besar yang nongol – ada juga kampus dengan tagline ‘Sebagai Kampus Digital Kreatif‘ yang mungkin awalnya kamu anggap : “Yaelah, B aja”, tapi ternyata diam-diam banyak yang kepoin websitenya.
Seperti diketahui bahwa UniRank 4icu ini bukan lembaga sulap-sulapan. Mereka nge-rank kampus bukan cuma dari sekedar brosur yang warnanya cerah atau baliho gede di pinggir tol. Mereka lihat dari seberapa sering kampus dikunjungi secara digital.
Artinya, bukan cuma yang punya gedung mentereng, tapi juga kampus yang websitenya rame diklik orang. Indikatornya? Dari reputasi akademik dan alumni, jumlah sitasi karya ilmiah, hingga traffic pengunjung web berdasarkan data dari situs-situs pemeringkat netral kayak Alexa dan SimilarWeb.
Jadi, kalau kamu sering buka website kampus buat liat kurikulum atau cari info beasiswa, bisa jadi kamu udah nyumbang satu klik buat ningkatin peringkat kampus itu. Iya, kamu—yang suka stalking kampus sambil ngopi malam-malam, galau antara milih jurusan TI atau DKV.
Dibawah ini ada catatan penting 10 kampus swasta paling populer di Jakarta versi UniRank 4icu tahun 2025:
1. Universitas Bina Nusantara
2. Universitas Budi Luhur
3. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
4. Universitas Mercu Buana
5. Universitas Esa Unggul
6. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)
7. Universitas Pertamina
8. Universitas Trisakti
9. Universitas Kristen Indonesia
10. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Namun dari daftar tersebut, nama UBSI muncul di peringkat ke-6. Iya, kampus yang dulunya dikenal dengan sebutan “kampus anak IT” dan sekarang makin ngegas dengan embel-embel “Sebagai Kampus Digital Kreatif”.
UBSI boleh dibilang jadi bukti kalau kampus yang rajin ngasih ruang buat mahasiswa belajar coding, desain digital, dan entrepreneurship – bahkan dari semester awal – bisa punya daya tarik digital yang tinggi juga. Bukan cuma dikenal di jalan-jalan, tapi juga dikenal di jagat internet.
Tentu saja, daftar ini bisa jadi bahan refleksi. Bahwa di zaman serba daring begini, citra kampus nggak cuma dibentuk dari brosur glossy dan open house yang heboh. Tapi juga dari seberapa aktif kampus itu mengisi ruang digital, berbagi ilmu, menampilkan pencapaian mahasiswanya, dan bikin publik pengen klik.
Mungkin kamu masih ragu masuk kampus swasta. Atau mungkin gengsi karena temen-temen pada ngejar PTN. Tapi, siapa tahu justru kampus dengan ranking digital tinggi ini yang bakal jadi rumah buat mimpimu berkembang. Toh, di era di mana CV bisa dibaca robot dan wawancara bisa dilakukan dari dapur rumahmu sendiri, yang penting itu kemampuan, bukan hanya almamater. © RED/NIRA MARTA AYU /EDITOR : GOES