PosBeritaKota.com
Megapolitan

Ajang Festival Teater Tradisional ke-2/2025 Ditutup, SERIBUAN PENONTON Generasi Millenial Memadati Gedung Kesenian Jakarta

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sungguh tak disangka-sangka ajang Festival Teater Tradisional ke-2 di tahun 2015, meraih apresiasi positif dari generasi Millenial alias Gen Z. Gambaran itupun terlihat saat acara penutupan dan sekaligus pementasan terakhir dari 15 peserta yang ditonton hampir seribuan orang, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2025) malam.

Sebelum acara penutupan yang dimulai pukul 19.30 WIB, nampak penonton yang datang dari kawasan Jabodetabek, terlihat antre di pintu masuk. Meski mereka tanpa dipungut bayaran alias tiket masuk gratis, namun harus mengisi data-data lebih dulu. Dari mana mereka datang?

Sedangkan info terkait adanya penutupan Festival Teater Tradisional dan sekaligus pementasan terakhir dari Sanggar Teater Ipul Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, didapat dari media sosial (Medsos). Mereka hadir dengan antusiasme ke GKJ, karena memang sangat menyukai seni teater.

Sebagai tambahan informasi bahwa ajang Festival Teater Tradisional ke-2/2025, diikuti sebanyak 15 sanggar dari 5 wilayah DKI Jakarta, termasuk ada pula peserta yang datang Riau. Berlangsung sejak Selasa – Rabu (10-18/ 6/2025). Ajang tersebut ditutup oleh Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Puspla Dirdjaja.

Diakui Puspla Dirdjaja bahwa pihaknya sangat surprise dengan membludaknya penonton yang mayoritas kaum Milenial (mahasiswa) atau Gen Z. Mereka, selain dari datang dari Jabodetabek. Ada juga dari Kuningan, Jawa Barat.

“Yang pasti, kami sangat surprise dengan kehadiran penonton sebanyak ini. Hal ini tentu berkat kerjasama dari semua pihak. Kami mengapresiasi para pemain teater, seniman tradisi yang telah menampilkan perannya dengan baik,” tegas Puspla Dirdjaja kepada POSBERITAKOTA, seusai menutup Festival Teater Tradisional dengan pemukulan gong.

Puspla Dirdjaja mengharapkan para pemimpin sanggar teater untuk terus kreatif dan inovatif dalam menggali cerita yang lebih menarik. Bahkan berharap ke sanggar- sanggar teater yang ada, yakni untuk terus berlatih meningkatkan kualitas perannya masing-masing, sehingga mereka mampu menghibur.

“Termasuk mengedukasi masyarakat penonton. Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan memberi apresiasi yang tinggi kepada para seniman teater tradisi yang konsisten berkarya untuk menghibur masyarakat,” katanya, menambahkan.

Sedangkan H Ramdani Hasbullah alias Qubil AJ selaku Ketua Panitia Penyelengara, menyebutkan bahwa sanggar teater yang tampil meliputi Sanggar Teater Ipul, Teater Jakarta Raya Jakarta Utara, Sanggar Pusaka Jonggol, Sanggar Wayang Irang (WO) Barata, Sanggar Lenong Gang Tangkil, Sanggar Teater Lenong Kontemporer, Sanggar Lenong Cagar Budaya, Sanggar Topeng Betawi Hidup Bersama, Sanggar Sintesa, Sanggar Bisnis Onlen, Sanggar Sripi (Riau), Sanggar Teater China serta Sanggar Budaya Jawa.

“Keseluruhan diikuti 15 peserta telah tampil. Dan, Sanggar Teater Ipul yang tampil terakhir. Kita berharap tahun depan ada lagi Festival Teater Tradisional ini. Sebab, pentas mereka mampu mengedukasi masyarakat. semoga teater tradisional juga tidak kalah dengan Drakor (drama korea),” ungkapnya.

Qubil AJ yang juga merupakan Pimpinan Sanggar Teater Oplet Robet tersebut, menambahkan bahwa kapasitas GKJ hanya 450 orang. Tetapi kali ini membludak, sehingga lebih dari seratus orang masih mengantre ingin masuk ke dalam gedung. Karena itu pula, pihaknya sangat mengapreasi Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Kebudayaan,” ujar Qubil AJ.

Sementara itu Dimas Dewa Putra, penonton yang sengaja datang dari Bekasi, mengungkapkan kedatangannya ke GKJ karena ingin tahu dan melihat penampilan aktor-aktor teater di ajang Festival Teater Tradisional ke-2 di tahun 2025 ini.

“Jauh-jauh dari Bekasi ke GKJ, karena kami ingin menonton Festival Teater Tradisional ke-2, di tahun 2025 ini. Biar jauh, tapi kan bisa nonton secara gratis,” katanya.

Sebelum acara malam penutupan, penonton pun dihibur oleh penampilan kocak dari kedua MC alias pembawa acara, Arifin Kuncir dan Dessy. Bahkan harus menyaksikan aksi dari Sanggar Teater Ipul dari Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Melalui Gelaran Diskusi, MUSIKALISASI PUISI Ikut Meriahkan Agenda Komunitas Koloni Seniman Ngopi Semeja Depok

Redaksi Posberitakota

Dukung Transaksi Nontunai, BANK DKI Luncurkan Kartu JakOne Mobile

Redaksi Posberitakota

Bisa Tertib & Aman, H BECENG Beri Apresiasi ke Peserta dan Panitia ‘Reuni 212’ di Monas

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang