OLEH : KAMARUDDIN RACHMAT
ESCAPE Mechanism adalah salah satu jenis persoalan kejiwaan. Maka itu, waspadalah apabila penyakit kejiwaan tersebut, menghampiri diri kita juga.
Orang menganjurkan sesuatu kebaikan, tapi dia sendiri tidak melakukannya. Sedangkan dalam istilah pschologinya adalah Escape Mechanism.
Mungkin orang ingat program kesehatan DR OZ di TV, yaitu dr Ryan Thamrin yg sudah almarhum. Menganjurkan tentang hidup sehat tapi dia sendiri nampaknya tidak hidup sehat.
Mungkin orang ingat Mario teguh, seorang Motivator kebahagiaan keluarga di TV, tapi ternyata dia sendiri punya problem berat, keluarga yg tidak bahagia.
Itulah contoh Escape Mechanism, seseorang menganjurkan kebaikan untuk orang lain, tapi sesungguhnya hanya konvensasi dari ketidak mampuannya sendiri, untuk melakukannya.
Ada seorang pejabat, menganjurkan hidup menyatu dengan alam, menggunakan bambu dan seterusnya, tapi dia sendiri hidup mewah.
Kamar mandi dan WC-nya bukan dari bambu seperti jamban-jambannya orang Baduy, tetapi kamar mandi dengan konsep peradaban Barat, mobilnya mewah.
Ada orang yang melakukan pencitraan agar dibilang orang sebagai orang baik, padahal itu hanya peragaan.
Ada orang suka mengupload videonya setiap hari, yang sedang berolah raga. Tapi rupanya itu cuma peragaan ngonten, karena perutnya yang buncit tetap buncit.
Allah sangat tidak suka seseorang mengatakan sesuatu, dan dia sendiri tidak melakukannya.
Sekali lagi dan sebagai penutup bahwa Escape Mechanism adalah salah satu jenis persoalan kejiwaan. Karena itulah bersikap waspada, jika penyakit kejiwaan sudah menghampiri diri kita juga. (***/goes)
(PENULIS : KOMARUDDIN RACHMAT adalah Pemerhati Kesehatan Jiwa, dan kini tinggal di Jakarta)