Bertransformasi Jadi Perseroda, TANGGAPAN MUHAMMADIYAH DKI : “Justru Jadi Momentum PAM JAYA Tingkatkan Layanan Publik”

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dengan bertransformasi status PAM JAYA dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda), justru dinilai bakal membawa banyak keuntungan bagi peningkatan pelayanan air minum perpipaan di DKI Jakarta.

Bahkan perubahan itu nanti juga akan membuka peluang yang lebih luas lagi, terutama dalam hal akses permodalan. Termasuk memberikan fleksibilitas bisnis, memperkuat tata kelola sekaligus tetap menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

Pandangan tersebut di atas disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DKI Jakarta, Dr KH Ahmad Abubakar MM. Ditegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama PAM JAYA dalam perubahan statusnya menjadi Perseroda.

“Jadi, transformasi menjadi Perseroda adalah momentum untuk meningkatkan kualitas layanan, tapi prioritas utamanya tetaplah pelayanan publik. Begitu pun setiap kebijakan yang diambil harus berpihak pada masyarakat sebagai penerima manfaat utama”, ucap Kyai Ahmad Abubakar, menambahkan.

Menurutnya lebih lanjut bahwa secara teori perubahan status menjadi Perseroda dapat meningkatkan akses permodalan, memberikan fleksibilitas serta mendorong peningkatan kualitas layanan publik.

“Tentunya dengan status Perseroda nanti, PAM JAYA dapat membuka ruang untuk meningkatkan modal. Juga lebih fleksibel dan punya kesempatan untuk meningkatkan kualitas layanan publik,” ungkapnya.

Lebih jauh Ahmad Abubakar juga menambahkan bahwa perubahan status tersebut tidak akan berpengaruh pada pelayanan pelanggan. Artinya, masyarakat tetap akan memperoleh layanan air minum perpipaan secara maksimal sebagaimana sebelumnya.

Pada bagian lain, Ahmad Abubakar juga menekankan soal pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel. “Transparansi bukan hanya soal laporan keuangan. Tetapi, juga keterbukaan dalam menentukan kebijakan tarif dan pelayanan. Akuntabilitas berarti masyarakat bisa menilai langsung apakah perusahaan benar-benar bekerja untuk kepentingan publik,” jelasnya.

Dari langkah bertransformasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat PAM JAYA dalam aspek finansial dan operasional. Tetapi, juga mempertegas komitmen perusahaan sebagai penyedia layanan publik yang adil, transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Jakarta. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi