JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Seperti diketahui bersama bahwa meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah DKI Jakarta perlu menjadi perhatian serius. Pasalnya, gampang menimpa kalangan anak-anak, Lansia serta mereka yang imunitasnya sedang menurun.
Peringatan tersebut disampaikan Adi Sulistio selaku Sekretaris Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia DKI Jakarta melalui keterangan tertulis yang diterima POSBERITAKOTA, Sabtu (18/10/2025). Karenanya, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap gejala dan segera melakukan perawatan ringan di rumah bila mengalami tanda-tanda awal ISPA.
“Seban, ISPA bisa menyerang siapa saja. Terutama bagi anak-anak, Lansia. dan mereka yang imunitasnya sedang menurun. Maka itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini agar tidak berkembang lebih berat,” terangnya.
Masih menurut Adi Sulistio, beberapa gejala umum ISPA bisa meliputi batuk, demam, pilek, sakit kepala, bersin-bersin, sakit tenggorokan, kelelahan maupun hidung tersumbat. “Nah, kalau gejala-gejala ini muncul, jangan panik dulu. Istirahatlah dengan cukup, perbanyak minum air putih serta lakukan perawatan sederhana di rumah,” imbuhnya.
Terkait hal itu, Adi Sulistio juga ingin memberikan tips perawatan ISPA ringan yang bisa dilakukan warga, antara lain:
1. Lakukan kompres hangat di area wajah agar pernapasan lebih lega.
2. Menghirup uap air hangat atau berkumur air garam untuk meredakan tenggorokan.
3. Perbanyak minum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
4. Bila perlu gunakan obat pereda nyeri atau demam (analgesik) sesuai anjuran.
Pada sisi lain lagi, dikatakan Adi Sulistio, pentingnya langkah pencegahan agar ISPA tidak semakin meluas di masyarakat. “Jangan lupa, gunakan masker saat ada debu atau berdekatan dengan orang yang sedang batuk pilek, rajin mencuci tangan dan jaga kebersihan lingkungan. Jadi, pola hidup sehat merupakan investasi kesehatan kita,” ungkapnya, panjang lebar.
Dalam hal itu, Rekan Indonesia DKI Jakarta, juga ingin mendorong warga untuk makan makanan bergizi seimbang. Selain itu hatus cukup istirahat dan rutin berolahraga agar daya tahan tubuh tetap optimal.
“Patut diketahui bahwa ISPA bisa dicegah dengan kedisiplinan menjaga kebersihan dan termasuk menjalani pola hidup sehat. Maka itu, marilah kita saling menjaga agar udara Jakarta tetap sehat dan warganya tetap bugar,” saran Adi Sulistio, memungkasi keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA