PosBeritaKota.com
Megapolitan Top News

Dari Malam Anugerah Festival Sastra HB Jassin 2025 di TIM, PESERTA Melonjak Signifikan & Beri Gelar Kehormatan Sastrawan Legendaris ke Putu Wijaya

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dunia sastra di Tanah Air kembali menggeliat sejak beberapa tahun belakangan ini. Dan, hal tersebut pun dibuktikan lewat animo besar dari masyarakat khususnya insan sastra, karena kepesertaannya di ‘Festival Sastra HB Jassin’ di tahun 2025.

Setelah melewati proses panjang sejak 4 Juli 2025 lalu, akhirnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip d) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra HB Jassin menyelenggarakan puncak Festival Sastra HB Jassin bertajuk ‘Malam Anugerah Piala HB Jassin Tahun 2025’, bertempat di Teater Besar Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/10/2025) malam.

Pada acara puncak tersebut menjadi malam penganugerahan bergengsi demi mengapresiasi insan sastra dan sekaligus menggairahkan kembali geliat literasi di Indonesia. Tampak ikut hadir sekitar 700 orang undangan. Mereka terdiri dari sastrawan terkemuka, para tokoh, pegiat literasi, komunitas sastra, peserta serta masyarakat umum.

Disebutkan bahwa pada Malam Anugerah ini merupakan puncak dari ‘Festival Sastra HB Jassin’ yang sudah dimulai sejak 4 Juli 2025 lalu. Tentu saja dengan beragam rangkaian acara yang meliputi Pameran Sastra dan Simposium Sastra Internasional.

Sedangkan yang paling spesial di momentum tersebut, juga ikut diberikan Anugerah Kehormatan kepada sastrawan legendaris Indonesia, Putu Wijaya. Hal itu pula sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya yang tak terhingga bagi perkembangan sastra di Tanah Air.

Namun pada acara Malam Anugerah tersebut, juga menjadi momen pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang dengan kategori : Lomba Baca Puisi, Kritik Essai Sastra, Penulisan Cerpen dan Musikalisasi Puisi.

Dalam kesempatan hadir dan sekaligus menutup Malam Anugerah Festival Sastra HB Jassin 2025, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menyebutkan bahwa lomba tersebut menyediakan total hadiah fantastis senilai Rp 360 Juta. Kesemua itu diberikan kepada pemenang lomba yang telah berkompetisi dalam beberapa bulan terakhir.

“Tentunya, patut diapresiasi karena animo masyarakat terhadap penyelenggaraan Piala HB Jassin 2025 ini, melonjak signifikan. Bahkan, kami mencatat di tahun ini mencapai 15.763 pendaftar. Jadi, meningkat 600 persen atau enam kali lipat dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan betapa besarnya potensi dan kecintaan masyarakat terhadap dunia sastra,” tambahnya.

Nasruddin juga menyampaikan bahwa peserta tidak hanya dari Jakarta saja. Tapi ada pula yang datang dari wilayah lain di Indonesia. Sebut saja seperti dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Samarinda dan Banten. Bahkan, peserta dari luar negeri.

“Sekali lagi, saya perlu menyampaikan sikap apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh peserta, komunitas maupun Dewan Juri. Terlebkh lagi kepada pelajar atau generasi muda pada umumnya yang sudah mengikuti rangkaian kegiatan Festival Sastra HB Jassin 2025,” jelasnya, lagi.

Tak lupa, Nasruddin juga menegaskan bahwa festival ini juga menjadi indikator dari perkembangan dunia sastra di Indonesia. Karena itulah, kedepannya diharapkan bakal lahir generasi penerus ‘Maestro Sastra’ HB Jassin.

“Di sisi lain lagi, kita harus menyadari betapa pentingnya literasi dan mengelola arsip, karena tidak hanya berguna hari ini saja. Tapi juga untuk di kemudian hari, karena akan sangat berguna dan besar sekali manfaatnya,” ujarnya.

Sedangkan Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Sosial, Cyril Raoul (Chico) Hakim yang bertindak mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengatakan bahwa setelah melihat antuiasme peserta dalam Festival Sastra HB Jassin tahun 2025 ini, justru menjadi suatu bukti bahwa literasi sastra adalah hal yang memang tengah menggeliat di negeri kita, khususnya di Jakarta.

“Malah bagi kami dari Pemprov DKI Jakarta, ini suatu yang membanggakan untuk bisa menggelar acara seperti ini. Saya lihat penyelenggaraannya juga sangat luar biasa dan baik,” katanya.

Selanjutnya, Chico berharap dan menjadi harapan ke depan karena anak-anak muda ternyata masih melek literasi di era digital yang sekarang ini sedikit-sedikit hanya bisa kita perhatikan, nonton reels atau story atau apapun itu yang singkat-singkat di media sosial (Medsos).

“Saya juga tidak menyangka, karena mereka ternyata banyak yang punya minat murni terhadap sastra dan literas. Dan, ini suatu hal yang membanggakan dan mudah-mudahan dengan kegiatan-kegiatan seperti ini semangat mereka itu bisa tetap terjaga,” ungkapnya.

Kembali ditambahkan Chico, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung adalah seorang akademisi yang bergelar doktor dan tentunya bagi dirinya hal-hal yang terkait dengan literasi, bukanlah hal yang remeh-temeh.

“Oleh karenanya menjadi hal yang penting dan kedepannya harus tetap dijaga supaya anak-anak kita juga tetap punya minat terhadap itu. Tentunya ini yang akan menjadikan bangsa kita dengan SDM yang lebih unggul,” harapnya.

Sementara itu Kepala UPT Perpustakaan Jakarta dan PDS HB Jasin, Diki Lukman Hakim, turut menyampaikan bahwa dari kegiatan ini menjadi upaya untuk melestarikan dan sekaligus mengembangkan karya-karya sastra Indonesia serta mengapresiasi kontribusi tokoh-tokoh sastra nasional.

“Sebab, Piala HB Jassin diselenggarakan kali pertama di tahun 1993 sebagai bentuk dedikasi terhadap peran Paus Sastra Indonesia, HB Jassin. Karenanya, di Malam Anugerah Piala HB Jassin 2025 ditutup dengan penampilan spesial dari legenda atau maestro musik Pop Balada Indonesia, Ebiet G Ade,” tutupnya.

Dewan Juri secara detail mengumkan para pemenang dari lomba Festival Sastra HB Jassin di Tahun 2025. Berikut ini pemenang dari masing-masing kategori :

MUSIKALI PUISI :

1. Jejak Akasara (SMK Muhammadiyah 4)
2. Tranceco (SMAN 81 Jakarta)
3. Cihuy Namju (SMAN 67 Jakarta)

PENULIS CERPEN :

1. Jantan Putra Bangsa (Yogyakarta)
2. Rini Febriani (Jambi)
3. Pazri Azhari (Bogor)

BACA PUISI :

1. Akbar Julian (Bandung)
2. Mohammad Nuruddin (Madura)
3. Bode Riswandi (Tasikmalaya)

KRITIK ESSAI SASTRA1. R.H.Authonul Muther (Malang)
2. Via Ajeng Mulyani (Ngawi)
3. Cindy Wijaya (Tangerang)

Sebagai penutup saat performance untuk menghibur 700-an penonton atau pengunjung yang memadati Gedung Teater Besar TIM dan hadir di Malam Anugerah Festival Sastra HB Jassin, Ebiet G Ade mengaku begitu terharu atas apresiasi dan sambutannya. Ia bilang lagu ‘Camelia’ yang diciptakan dan pernah hits di era awal 80-an silam, masih disukai penggemarnya dari lintas generasi. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Lokasi Kebakaran Ditinjau Binmaspol dan 3 Pilar Srengseng Kembangan Jakarta Barat

Redaksi Posberitakota

Dengan Menggandeng Unsur ‘Tiga Pilar’ Lainnya, POLRESTRO BEKASI KOTA Terapkan 3T & 3M di Lokasi Pasar Baru

Redaksi Posberitakota

Via Program ‘Layanan Jakarta on TV’, KETUA DPMPTSP DKI RINALDI Sebut Ingin Bangun Generasi Unggul untuk Indonesia

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang