Ada 5 Sosok yang Layak dari 20 Bintang, KETUA ‘FBJ’ BUDI SISWANTO : “Gubernur Pramono Tak Bakal Salah Pilih untuk Sekda Jakarta”

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Teka-teki siapa sosok yang tepat dan layak untuk menggantikan Sekda DKI Marullah Mattali karena di awal Desember 2025 mendatang bakal memasuki masa pensiun, ternyata semakin menyeruak dibicarakan serta diulas banyak pihak. Bahkan mayoritas berharap ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar jangan salah pilih mendapatkan Sekda DKI pengganti.

Menurut Ketua Forum Bersama Jakarta (FBJ) Budi Siswanto, khusus di lingkungan internal (birokrasi) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebenarnya terdapat 5 sosok yang sangat layak dan mumpuni sebagai Sekda DKI pengganti Marullah Mattali. Bahkan terdapat 20-an bintang di jajaran pejabat Eselon II.

Sedangkan untuk keseluruhannya ada sekitar 18 sampai 20 orang yang memenuhi syarat untuk menggantikan jabatan Sekda DKI yang merupakan Eselon 1A. Ada 3 sosok yang kini tengah menduduki jabatan Walikota dan 2 lainnya sebagai Asisten di Pemprov DKI.

“Namun saya mencermati hanya ada 5 pejabat Eselon 2A yang sangat pas menduduki posisi penting tersebut,” ucap Budi Siswanto yang diwawancarai disela-sela peluncuran Program Try Out Gratis untuk siswa penerima KJP di Walikota Jaktim, Selasa (21/10/2025).

Ditambahkan pria yang akrab disapa dengan nama BudSis, kemudian menjabarkan siapa saja 5 bintang yang bersinar lebih terang ketimbang puluhan lainnya. Untuk ke-5 bintang terang itu terdiri dari 3 Walikota dan 2 Asisten.

“Mereka adalah Asisten Kesra DKI Ali Maulana Hakim, Asisten Pemerintahan DKI Sigit Wijatmoko, Walikota Jaktim Munjirin, Walikota Jakpus Arifin, dan Walikota Jakbar Uus Kuswanto,” ujar BudSis yang pernah menjadi Komisaris dua BUMD era Gubernur Anies, yakni PT Paljaya dan PT Jakarta Tourisindo atau Jakarta Experience Board (JXB).

Masih menurut dia lebih lanjut bahwa hingga saat ini belum ada sinyal yang jelas dari Gubernur DKI Pramono Anung terhadap sosok yang paling diharapkan menggantikan Marullah Mattali.

“Kenapa? Karena, selama ini Mas Pram belum memberikan sinyal. Bahkan para Stafsus Gubernur juga betul-betul belum tahu siapa sosok yang paling diinginkan oleh Gubernur DKI Jakarta,” tegas BudSis seraya menambahkan bahwa Marullah Mattali bakal memasuki masa pensiun di awal Desember 2025 nanti.

Kendati demikian, lanjut dia, dari ke-5 sosok potensial tersebut, setelah ditimbang-timbang lagi harus punya pengalaman pamong dan sifat luwes yang dapat diterima kalangan legislatif, Kementerian khususnya Kemendagri, aktivis perkotaan, serta dukungan dari bawah.

Adapun jika bicara pengalaman, setidaknya pernah jadi pamong setingkat Lurah, Camat maupun Walikota. Dengan begitu menjadi nilai tambah tersendiri, karena banyak terlibat dalam kepemimpinan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Dengan kapasitasnya sebagai relawan sejati pasangan Pramono-Rano pada Pilkada DKI 2024, Budsis juga berharap agar Gubernur Pramono Anung bakal memilih orang terbaik sebagai Sekda DKI sehingga kinerja Pemprov DKI berjalan lancar untuk pembangunan Jakarta.

“Saya yakin Pak Gubernur mampu memilih sosok yang paling pas untuk mendampinginya. Hal itu penting demi percepatan transformasi Jakarta menuju sebagai Kota Global nantinya,” pungka BudSis yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi