JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Ketua Umum demisioner Ikatan Keluarga Banuhampu (IKB) Jabodetabek Mel Sofyan, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh perantau Banuhampu.
Maksudnya adalah agar menjadikan IKB bukan sekadar organisasi, melainkan wadah pengabdian dan kebersamaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ajakan dan sekaligus pesan di atas disampaikan Mel Sofyan saat hadir dalam acara Musyawarah Besar (Mubes) IKB Jabodetabek 2025 yang berlangsung di Hotel Balairung, Jakarta, Minggu (2/11/2025).
Acara lima tahunan itu sendiri, dihadiri oleh perwakilan tujuh kanagarian, pengurus harian, dewan kehormatan, dewan penasehat, dewan pengawas serta tokoh masyarakat Banuhampu se-Jabodetabek.
“Perlu diketahui bahwa IKB lahir dari semangat kebersamaan perantau Banuhampu. Karena itu, organisasi ini jangan berhenti sebagai wadah silaturahmi saja. Tetapi juga harus menjadi ruang pengabdian yang melahirkan manfaat bagi banyak orang,” tegasnya.
Pada pesan berikutnya, Mel Sofyan menekankan pentingnya menjaga dan meneruskan Program Bantuan Pendidikan bagi putra-putri Banuhampu yang selama ini menjadi salah satu program unggulan IKB. Sebab, menurutnya, pendidikan adalah kunci utama untuk membangun masa depan nagari.
“Anak-anak Banuhampu adalah masa depan kita. Bila mereka berpendidikan, kita tidak hanya membangun individu. Tapi, juga mengangkat martabat seluruh nagari,” tutur dengan nada penuh semangat.
Di sisi lain, Mel Sofyan juga menyoroti pentingnya mewujudkan pembangunan Rumah Gadang Banuhampu di Jakarta, karena memang sudah lama direncanakan sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya bagi warga Banuhampu diperantauan.
“Untuk Rumah Gadang itu bukan hanya simbol kebanggaan. Juga merupakan lambang persatuan dan identitas urang awak diperantauan. Di sanalah kita bisa berkumpul, berkreasi dan memperkuat jalinan generasi,” imbuhnya, lagi.
Dalam Mubes yang berlangsung demokratis melalui pemungutan suara tertutup, Very Yonnevil SH, mantan Anggota DPRD DKI Jakarta, akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum IKB Jabodetabek periode 2025–2030.
Sementara itu Mel Sofyan yang kini dipercaya duduk sebagai Dewan Pengawas dalam kepengurusan baru, berharap agar pengurus yang terpilih dapat membawa semangat baru sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang telah menjadi fondasi IKB sejak awal keberadaan (berdirinya).
“Tentunya, kita harus terus menjaga semangat saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Dengan kebersamaan dan niat tulus untuk mengabdi, in-sha Allah cita-cita besar Banuhampu yang maju, berpendidikan dan bermartabat dapat kita wujudkan bersama,” katanya seraya menutup sambutan dengan penuh haru dan optimisme.
Disebutkan bahwa Mubes IKB Jabodetabek tahun 2025 ini, bukanlah cuma sebagai ajang pergantian kepemimpinan. Dari situ ingin dijadikan momentum kebangkitan semangat perantau Banuhampu untuk terus memberi arti, menjaga budaya dan berkontribusi nyata bagi tanah kelahiran, di mana pun mereka berada. © RED/AGUS SANTOSA