OLEH : RICKY TAMBUNAN
MASYARAKAT Indonesia melalui Netizen, banyak yang menyalahkan Ara Sirait, Menteri Perumahan dan Pemukinan RI. Yaitu ketika mau membantu dan menyumbangkan Dana Kolekte Natal Nasional ke Palestina?
Netizen dalam ragam komentarnya, malah sampai menuding rencana tindakan Ara tersebut, salah kaprah! Ke mana saja Anda selama ini ketika gereja ditolak dan dibakar di Indonesia. Kok jauh- jauh menyumbang sampai ke Palestina. Begitu kata banyak Netizen menuding Ara Sirait?
Ara Sirait, Menteri Kabinet di Pemerintahan Prabowo-Gibran, ingin menyumbang Dana Kolekte Natal Nasional itu, namun dengan alasan kemanusian. Hal itu keluar dari omongan Ara Sirait saat menggelar keterangan persnya ?
Padahal, menurut hemat penulis untuk mensikapi hal tersebut di atas, jelas tidak ada yang salah terkait pernyataan dari seorang Ara Sirait.
Banyak daripada pihak-pihak itu, yakni kalangan Netigen – yang sesungguhnya tidak mengenal sosok Ara Sirait secara dalam. Hanya bisa bercuap-cuap, sehingga malah sampai lepas kontrol.
Ara Sirait itu politisi cerdas. Tidak asal cuap cuap! Bahkan, penulis sudah mengenal sosok Ara Sirait, sejak tahun 1998. Justru dirinya itu merupakan politisi yang tidak suka dengan laporan. Kenapa? Dia dari dulu tidak suka kader pelapor, tapi sebaliknya memilih kader pelopor.
Tentunya mensikapi dari soal issue, terkait rencana bantuan Dana Kolekte Natal Nasional tersebut, Ara Sirait pasti sudah tahu muaranya. Juga ke mana bakal diarahkan bantuan Dana Kolekte Natal Nasional. Termasuk kepada siapa. Bahkan Ara Sirait, tidak menyebut bakal memberikannya ke Hamas.
Putra dari politisi senior PDIP Sabam Sirait (almarhum) itu, pasti sudah pasti tahu, siapa penerima bantuan tersebut? Bahkan lewat siapa?
Yang jelas, Ara Sirait tidaklah sendirian. Ada banyak tokoh tokoh gereja yang dia libatkan. Baik ephorus HKBP pdt Viktor Tinambunan dan dari gereja Katolik. Termasuk dari gereja gereja lain, dimana mengisyaratkan bahwa Ara Sirait serius membantu Palestina.
Penulis pun sangat yakin, Ara Sirait bakal memberikan bantuan itu dengan tepat sasaran. Bukan hanya cuap cuap. Atau sekadar omon-omon, seperti politisi lainnya.
Apalagi, penulis persis mengenal sosok Ara Sirait, terutama di dalam mengelola setiap kegiatannya. Dijamin pasti bakal transparan. Juga tepat guna serta tidak neko neko. Semua kegiatan Ara Sirait, nantinya akan diperiksa akuntan publik. Artinya, supaya tidak dikorupsi.
Jadi, penulis pikir, tokoh tokoh gereja akan dilibatkan dalam mengarahkan bantuan Dana Kolekte Natal Nasional tersebut. Bahkan, penulis juga sudah mengenal sosok Ara Sirait, saat sama-sama menjadi pengurus PDIP di Jawa Barat.
Di sisi lain lagi, penulis juga sudah pastikan bahwa bantuan itu nanti, tidak akan diberikan lewat Hamas. Seperti selama ini bantuan bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia dan Pemerintah Indonesia, sebagaimana yang diragukan masyarakat atau Netizen.
Ingat bahwa Ara Sirait dan masyarakat Kristen Indonesia, justru mau membantu dari sisi kemanusian.
Masyarakat gereja dan Kristen, ada juga di Palestina. Mereka perlu juga dibantu, meski masyarakat Kristen di sana tergolong minoritas.
Lantas, apabl yang salah dari sosok Ara Sirait? Dan, masyarakat Panitia Natal Nasional membantu Palestina. Apa yang salah? Atau, otak kita yang ikut salah, sebenarnya.
Masyarakat Kristen Indonesia jangan terjustifikasi dangkal dan tidak mendasar atas pernyataan Ara Sirait. Sebab, bagi penulis atau siapapun yang mengenal figur Ara Sirait, pasti tahu sifat dan sepakterjangnya. Dia adalah figur yang bukan ‘Asal Bapak Senang‘ alias ABS.
Ingat bahwa Yesus pernah menyelamatkan seorang wanita bernama Maria Magdalena, bukan? Seperti yang tertulis di Yoh 8 ayat 11.
“Barangsiapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempar batu”. Setelah orang orang itu pergi satu persatu, Yesus kemudian berkata kepada perempuan itu : “Sirait
Dari ayat tersebut di atas, jelas mengingatkan kepada kita. Masyarakat Kristen Indonesia dan Netizen, supaya atau bahka tidak juga memahami maksud dan niat baik. Apalagi Ara Sirait dengan Panitia Natal Nasional, berpikiran macam macam serta segudang kesalahan
Jika bicara soal gereja, Ara Sirait dan almarhum bapaknya (Sabam Sirait) setahu penulis adalah orang yang selama ini ada di depan dalam banyak membantu gereja di Indonesia.
Namun Ara Sirait dan almarhum bapaknya itu adalah politisi yang kerap berbuat untuk membantu. Tanpa cuap-cuap dan bahkan omon omon. Bahkan termasuk membantu, baik pemikiran dan dana, tanpa harus membeda – bedakan, asal muasal gereja atau denominasi gereja. (***/goes)
(PENULIS : RICKY TAMBUNAN adalah Ketua dewan pembina Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia YAMSI, kini tinggal di Bekasi)

