JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sebagai bentuk respon kemanusiaan, Human Initiative (HI) terus melakukan pemantauan intensif atas bencana banjir serta longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak akhir Nopember kemarin.
Disebutkan bahwa berdasarkan laporan BNPB, jumlah korban meninggal akibat bencana di 3 provinsi tersebut mencapai 303 orang. Rinciannya antara lain 47 korban meninggal di Aceh, 166 korban meninggal di Sumatera Utara serta 90 korban meninggal di Sumatera Barat. Selain itu, ratusan warga masih dilaporkan hilang dan dalam pencarian di sejumlah wilayah.
Seperti diketahui bahwa akibat cuaca ekstrem, tingginya curah hujan dan meningkatnya debit sungai, berdampak sangat luas. Antara lain menyebabkan genangan luas, rumah terendam, akses jalan tertutup material longsor serta terisolasinya beberapa desa.

PANTAUAN LAPANGAN DI 3 PROVINSI
Untuk di Aceh, banjir merendam ratusan rumah. Warga terdampak mengungsi ke balai desa dan fasilitas umum. Debit air diperkirakan masih meningkat akibat hujan yang belum mereda. Di Sumatera Utara, banjir besar diperparah oleh longsor yang menutup jalan penghubung antardesa, menyebabkan sejumlah wilayah sulit diakses.
BNPB juga menegaskan perlunya percepatan distribusi logistik di wilayah terisolir. Sementara itu di Sumatera Barat, banjir berlumpur dan longsor perbukitan terjadi hampir bersamaan. Material lumpur menutup badan jalan lingkungan dan merendam permukiman.
RESPONS KEMANUSIAAN HUMAN INITIATIVE
Dalam menanggapi kondisi tersebut, Human Initiative telah mengerahkan respons bantuan awal di 3 provinsi melalui empat aksi utama, yaitu :
1. Tim evakuasi
Membantu mengevakuasi warga dari rumah yang terendam dan daerah rawan longsor.
2. Dapur air
Menyediakan akses air bersih bagi warga terdampak, terutama di wilayah yang aksesnya terputus.
3. Distribusi makanan siap santap
Menjangkau titik-titik pengungsian dan rumah warga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi cepat.
4. Distribusi perlengkapan bayi dan Balita
Difokuskan untuk keluarga dengan anak kecil yang membutuhkan bantuan darurat segera.

Tak hanya sampai di situ, Human Initiative terus memperbarui pantauan lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD, aparat desa, dan relawan lokal untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah prioritas. Upaya percepatan respons juga difokuskan pada kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, serta warga di daerah yang masih terisolasi.
Selanjutnya, Human Initiative pun mengajak masyarakat untuk turut mendukung pemulihan warga terdampak bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. © RED/AGUS SANTOSA

