Saat Buka Peluncuran IS-SMART, WAGUB DKI RANO KARNO Dorong Penguatan Ekosistem Teknologi Cerdas

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno membuka Peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia atau Indonesia Society for Smart Technology (IS-SMART), di Aula Heritage, Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2015).

Melalui sambutannya, Wagub Rano mengapresiasi kehadiran IS-SMART sebagai inisiatif kolaboratif lintas sektor yang memperkuat peran teknologi cerdas dalam pembangunan nasional.

“Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, saya mengucapkan selamat atas terbentuknya IS-SMART. Inisiatif ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semangat kolaborasi yang kuat, serta kesadaran bahwa teknologi cerdas semakin memegang peranan penting dalam pembangunan nasional,” ungkapnya.

Untuk peluncuran IS-SMART sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Guru Nasional yang ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba video praktik Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Bahkan, Wagub Rano Karno pun menilai prestasi para pemenang mencerminkan kreativitas para pendidik serta semangat belajar generasi muda dalam mengasah kompetensi digital.

“Prestasi ini memperlihatkan bahwa ekosistem pendidikan kita mulai melahirkan talenta digital yang siap menyongsong dan memimpin era transformasi teknologi,” tambahnya.

Selanjutnya, Wagub Rano Karno menegaskan bahwa kemajuan talenta digital sejalan dengan arah pembangunan Jakarta yang bertransformasi menuju kota global dan pusat perekonomian nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Target Jakarta masuk Top 50 Global Cities pada 2030 dan Top 20 pada 2045 dapat dicapai apabila ekosistem teknologi, inovasi, dan SDM unggul berkembang secara konsisten.

Di sisi lain, Wagub Rano Karno juga menegaskan bahwa salah satu pilar penting dalam transformasi Jakarta menuju kota global adalah penguatan teknologi cerdas. Untuk itu, Pemprov DKI melalui Jakarta Smart City, terus mengembangkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

“Bagi kami, smart city bukan sekadar digitalisasi layanan, tetapi pendekatan baru untuk memahami kebutuhan warga dan menjawabnya melalui sistem yang cepat, terintegrasi, dan setara,” tuturnya.

Ditambahkan Wagub Rano Karno bahwa pemanfaatan teknologi cerdas dapat meningkatkan responsivitas layanan publik, menciptakan mobilitas yang lebih aman dan terkoneksi, memantau kualitas lingkungan secara real time, serta memperluas akses pendidikan dan kesehatan secara merata.

“Kehadiran IS-SMART ini sangat strategis. Ekosistem teknologi hanya dapat bertumbuh jika ditopang jejaring pengetahuan, ruang kolaborasi yang terbuka, serta keterlibatan aktif pemerintah, akademisi, industri, komunitas, hingga para pendidik. Saya berharap, IS-SMART dapat menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas kolektif untuk melangkah lebih jauh dan mengambil peran lebih besar dalam percaturan teknologi global,” tutupnya. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi