Gelar Tabligh Akbar & Santuni 1000-an Yatim Piatu, BPPKB BANTEN Siap Jaga Jakarta untuk Indonesia & Ikut Peduli Bencana Sumatera

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dengan menggelar Tabligh Akbar di International Stadium (JIS) Jakarta Utara yang juga dimeriahkan artis Ibukota sekaligus pemberian santunan bagi 1000-an anak yatim piatu, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten menyatakan siap berkomitmen untuk menjaga suasana aman, kondusif dan persatuan melalui ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’.

Dalam kesempatan itu selaku Ketua Umum BPPKB Banten, Nur Indra Jaya mengutarakan secara, terbuka bahwa organisasi yang dipimpinnya akan selalu menjaga persatuan dan suasana kondusif di Ibukota Jakarta.

“Sebab, saat terjadi kerusuhan di Jakarta beberapa waktu lalu, semua anggota BPPKB Banten juga ikut turun guna mencegah aksi anarkis dan memastikan Ibukota Jakarta bisa kembali kondusif,” tegasnya dalam acara Tabligh Akbar BPPKB Banten di Lapangan Parkir Timur Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta Utara, Minggu (7/12/2025) siang hingga sore.

Karena itulah, Nur Indra Jaya tak lupa meminta dan mengingatkan agar Keluarga Besar BPPKB Banten untuk bisa menjaga keharmonisan dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta seluruh stakeholder lainnya.BPPKB Banten ini jelas cinta damai. Bahkan kita harus bisa menjaga kota Jakarta,” katanya, lantang.

Selain itu lagi, pihaknya juga ingin mengajak kepada seluruh Keluarga Besar (KB) BPPKB Banten untuk mendoakan masyarakat di Pulau Sumatra (Aceh – Sumut & Sumbar) yang saat ini butuh perhatian kita semua, pasca mengalami musibah banjir bandang dan tanah longsor yang banyak menelan korban jiwa dan kerusakan lingkungan tempat tinggal.

“Malah, bukan hanya sekadar mendoakan saja. Kami pun ikut tergerak untuk menggalang donasi bantuan, terutama bagi saudara – saudara yang tertimpa musibah banjir bandang dan tanah longsor” ujarnya, lagi.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Tabligh Akbar BPPKB Banten Tahun 2025, Adi Kurnia Setiadi, menyebutkan bahwa kegiatan yang digelar tidak kurang diikuti sekitar 20 ribu dari unsur semua pengurus dan jajaran anggota BPPKB Banten yang tersebar di seluruh Tanah Air.

“Jadi, BPKB Banten ini merupakan organisasi kedaerahan, tapi nasionalis. Juga tidak mengenal suku, golongan, RAS, budaya maupun agama. Meskipun namanya ada Banten, tapi BPKB Banten ini organisasi nasional yang didirikan pada tahun 1998 oleh alim ulama dan Jawara Banten,” urainya.

Masih menurut Ketua BPPKB Banten DKI Jakarta tersebut, kegiatan Tabligh Akbar BPPKB Banten Tahun 2025 kali ini, mengusung tema : ‘Merajut Harmoni untuk Negeri‘. “Perlu diketahui bahwa BPPKB Banten memiliki moto Berjuang – Beramal dan Berakhlakul Karimah,” jelasnya.

Dituturkan Adi Kurnia Setiadi lebih lanjut bahwa beberapa waktu lalu di Polda Metro Jaya, juga mengadakan apel siaga Jaga Jakarta. Tujuan digelarnya kegiatan ini, jelas merupakan lanjutan untuk mendukung program tersebut.

“Melalui acara ini, kita juga mengadakan istighosah yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan, KH Zulfa Mustofa,” jelas Adi Kurnia Setiadi.

Melalui kesempatan yang sama KH Zulfa Mustofa selaku Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan, sangat berharap semakin banyak tokoh-tokoh Benten yang bisa berkiprah untuk bangsa dan negara ini.

“Tentunya, saya ingin banyak politisi hingga pengusaha dari Banten. Meski begitu, jangan melupakan daerah asalnya. Dan yang tidak kalah penting, BPPKB Banten ini harus mampu menjaga suasana harmonis dan kondusif, termasuk di Jakarta,” tutupnya.

Pada pelaksanan Tabligh Akbar BPPKB Banten Tahun 2025, ikut dihadiri unsur pimpinan pusat, daerah atau wilayah. Selain ada pula perwakilan dari semua unsur meliputi TNI, Polri, Ormas, swasta maupun pemerintah.

Pihak Panpel Tabligh Akbar 2025 BPPKB Banten, juga diisi dengan santunan kepada 1000-an anak yatim piatu dari sekitar JIS. Sedangkan untuk penyerahannya dilakukan secara simbolis, yakni kepada 60 orang perwakilan saja.

Sejak awal pembukaan acara Tabligh Akbar BPPKB Banten 2025, sudah dimeriahkan sejumlah artis top Ibukota yang melantunkan tembang-tembang religi dan Melayu. Beberapa di antaranya adalah penyanyi Septi KDI, Anna Zanet, Anisa Rahman dan Machicha Mochtar. Tak lupa juga menampilkan group musik hadroh serta tausiah. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Pariwisata Bali Sumbang 55% Devisa Nasional di 2025

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun