Loncat dari Wartawan ke Dunia Musik, WAWAN WOKER Rilis Lagu yang diantaranya Diangkat Jadi Soundtrack Film

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Berangkat dari profesi jurnalis (wartawan-red) selama puluhan tahun, kini Wawan Woker berani loncat ke dunia musik. Sebelum menjatuhkan pilihan jadi penyanyi, ternyata aktif sebagai seorang penulis novel dan lirik lagu yang produktif.

Dalam momentum penghujung tahun 2025 ini, sosok wartawan senior di bidang hiburan dan pernah berkonflik dengan artis Baim Wong, memilih untuk merilis lagu yang diantaranya diangkat serta dijadikan soundtrack film.

Setidaknya karya di atas bisa sebagai ‘kado’ akhir tahun. Apalagi, Wawan Woker berhasil menembus pasar musik digital global. Disebutkan bahwa dari 10 lagu yang didaftarkan ke aggregator musik SoundOn, ada 8 lagu lolos kurasi. Kini malah sudah dapat dinikmati secara resmi di Spotify serta 29 platform musik digital lainnya di seluruh dunia.

Patut diketahui bahwa kolaborasi kreativitas manusia dan Kecerdasan Buatan (AI) bisa jadi salah satu daya tarik utama dari karya-karya Wawan Woker. Yakni keberaniannya dalam mengadopsi teknologi. Namun untuk seluruh lirik ditulis murni dari buah pikirannya.

Sementara untuk aransemen musiknya, Wawan Woker justru memberikan sentuhan personal. Begitu pun untuk vokal, dirinya memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna mencapai kualitas suara spesifik yang diinginkan, termasuk vokal perempuan.

“Jadi, hal ini adalah pencapaian dan hadiah buat akhir tahun saya. Aggregator musik besar seperti SoundOn mau menerima karya saya. Lirik murni saya yang buat, musik ada campur tangan saya. Tapi, vokal saya memanfaatkan teknologi AI untuk mendapatkan rasa yang pas. Ternyata hasilnya sangat membantu, terutama untuk lagu yang membutuhkan suara perempuan,” katanya.

Muncul inspirasi dari kisah nyata dan kritik sosial, jelas lagu-lagu yang dirilis Wawan Woker, malah sarat akan makna. Belum lagi berangkat dari curhatan teman, kritik sosial sebagai jurnalis hingga pengalaman pribadi yang mendalam.

Tembang berjudul ‘Al Fatihah Aku Mencumbumu’ merupakan lagu paling personal yang dipersembahkan untuk mendiang sang istri yang berpulang pada tahun 2021 lalu.

Sedangkan untuk lagu ‘Sadarlah’, justru mengandung pesan moral bagi para selebriti yang terjerat Narkoba. Sebagai jurnalis yang kerap meliput artis keluar-masuk penjara, Wawan Woker pun menuangkan keprihatinannya lewat lagu tersebut.

Begitu pun lewat lagu ‘Tanahku Masih Basah’, juga mengambil sudut pandang unik dari alam kubur, menceritakan penantian seseorang akan doa dari mereka yang datang menjenguk.

Selain ada lagu ‘Jomblo Kualat’ dan ‘Baiknya’, dimana mengangkat dinamika asmara yang dimulai dari kisah ‘Don Juan’ karena harus berakhir merana hingga pasangan yang harus berpisah karena ego masing-masing.

Namun tembang berikutnya ‘Reuni untuk Kita’ menjadi persembahan khusus untuk alumni SMP 1 Kota Pekalongan, karena mengingatkan bahwa reuni adalah ajang kepedulian, bukan pamer pencapaian. Ada pula lagu ‘Rindu Matahari’ bertema kebangsaan, juga menyuarakan harapan rakyat akan pemimpin yang mampu menerangi kehidupan bangsa.

Diantara deretan karya Wawan Woker yang lain, ada pula lagu ‘Dejavu Cinta’ diformulasikan untuk Original Soundtrack (OST) film. Lagu ini bercerita tentang cinta sejati lintas masa. Karya tersebut merupakan bagian dari proyek besar dari Wawan Woker.

Saat ini, Wawan Woker juga tengah menulis novel dan skenario dengan judul yang sama. Malah naskah tersebut telah menarik minat seorang produser film. Jadi, rencananya kisah tersebut bakal diangkat ke layar lebar dan lagu “Dejavu Cinta” dipersiapkan sebagai Original Soundtrack (OST) film tersebut.

“Melalui kesempatan ini, mohon doanya saja. Tentu agar proses adaptasi film ini lancar. Cinta sejati itu akan dipersatukan, termasuk jika di surga kelak,” pungkas Wawan Woker.

Pada saat ini, karya-karya Wawan Woker sudah bisa didengarkan di Spotify dan berbagai platform musik digital. © RED/RAMADHAN ALDIANSYAH/ EDITOR : GOES

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi