PosBeritaKota.com
Nasional

Secara Daring, HUMAN INITIATIVE Menggelar ‘Humanitarian Update’ untuk Bahas Serius Desain Pemulihan Bencana di Sumatera

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Tidak ingin berhenti apa yang sudah dilakukan selama ini, Human Initiative (HI) sebagai Lembaga Kemanusiaan Global menyelenggarakan Humanitarian Update bertajuk ‘Menuju Pemulihan Sumatera, Bagaimana Desainnya?” yang dilakukan secara daring, Selasa (20/1/2026) kemarin.

Dalam forum diskusi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas arah pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Bahkan melalui forum itu sendiri, Human Initiative mendorong pemulihan yang tidak berhenti pada respons darurat. Justru diskusi difokuskan pada perluasan dampak bantuan agar menjangkau lebih banyak aspek kehidupan masyarakat.

Disebutkan bahwa pendekatan kajian sektoral membantu melihat dampak bencana secara lebih menyeluruh, mulai dari kebutuhan dasar, layanan publik, hingga perencanaan wilayah yang lebih siap menghadapi risiko kedepannya.

Menurut Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, kondisi di lapangan masih berada pada fase krusial. Oleh karenanya, kesinambungan upaya menjadi kunci agar transisi menuju pemulihan berjalan lebih kuat.

“Sebab, kita menyadari bahwa kondisi saat ini belum sepenuhnya pulih. Karena itu, kolaborasi dan kerja sama perlu terus diperkuat agar upaya pada fase respons darurat dapat dilanjutkan dengan lebih solid dan kompak,” ungkap Tomy Hendrajati, menambahkan.

Dalam pandangan lebih lanjut bahwa fase transisi menuju pemulihan merupakan titik kritis yang membutuhkan perhatian bersama serta sumber daya yang tidak sedikit.

Pada kesempatan yang sama sebagai keynote speech, Ir Muhammad Zein yang juga merupakan Kepala Bappeda Aceh Tamiang, menjelaskan langkah pemerintah daerah dalam menangani pascabencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan arah pemulihan secara bertahap.

“Dalam hal ini, pemerintah daerah menyusun penanganan pascabencana melalui tahapan jangka pendek, menengah dan panjang, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga desain ulang wilayah agar lebih tangguh dan mampu pulih lebih cepat,” papar Muhammad Zein.

Diskusi panel tersebut antara lain menghadirkan narasumbet; Romi Ardiansyah (Ketua Umum HFI), Wildhan Dewayana (Ketua Umum FOZ), Mindaraga Rahardja (Koordinator Nasional IHCP) serta Mustajab (Sekretaris IJTI Aceh).

Perlu diketahui bahwa para narasumber membahas kajian sektoral, peran filantropi, dan strategi komunikasi publik dalam fase pemulihan.

Tidak ketinggalan bahwa melalui forum diskusi tersebut, Human Initiative juga menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik. Pemulihan juga menuntut perencanaan ulang kehidupan masyarakat agar lebih tepat sasaran dan berdampak.

Terkait pentingnya kebersamaan membuat setiap perjalanan menjadi lebih bermakna. Saat kita bergerak bersama, tidak ada jarak terlalu jauh atau beban terlalu berat untuk dihadapi.

Sebab di dalam kebersamaan, kita menemukan kekuatan untuk terus melangkah, berbagi, dan menumbuhkan harapan bagi sesama. Sebagai penutup, forum ini menandai dimulainya kampanye ‘Sumatra Pulih’.

Karena itu pula melalui kampanye tersebut, Human Initiative mengajak publik berkolaborasi dalam upaya pemulihan Sumatra melalui solusipeduli.org, sebagai bagian dari kerja bersama memperkuat daya pulih masyarakat. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Perlu Peran Masyarakat, WAKIL BUPATI SERANG: Ikut Cegah Radikalisme & Terorisme

Redaksi Posberitakota

Dari Kasus Roy Suryo – Dr Tifa Telah Terjadi Penyalahgunaan Soal Wewenang Lembaga Penangkapan dan Juga Penahanan Penyidik Polda Metro Jaya

Redaksi Posberitakota

Di Jaktim, WALIKOTA MUNJIRIN Lepas Peserta Pengenalan Destinasi Wisata Religi 2026

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang