Target Bisa Terkumpul Sebesar Rp 450 M di 2026, GUBERNUR PRAMONO & WAGUB RANO Tunaikan ZIS lewat BAZNAS Bazis DKI

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Selain Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno, Sekda Uus Kuswanto turut menunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Ramadhan 1447 H melalui BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta di Balai Agung, Kamis (5/3/2026). Nampak ikut menyaksikan penyerahan ZIS, Ketua BAZNAS (Bazis) Dr KH Akhmad H Abubakar.

Seperti diketahui bahwa BAZNAS (Bazis) Provinsi DKI Jakarta untuk di Ramadhan 1447 H pada tahun 2026 ini, menargetkan pengumpulan ZIS total bisa mencapai Rp 450 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa pengelolaan dana umat di DKI Jakarta telah menunjukkan kinerja yang sangat membanggakan.

Bahkan, lanjutnya, yakni dengan prinsip profesional, akuntabel, transparan dan terbuka, penghimpunan ZIS di tahun 2025 lalu, telah mencapai Rp 396 miliar dari target Rp 400 miliar.

“Nah, ini kan, tinggal sedikit lagi. Malah tadi Bang Doel (Wagub Rano) bisik-bisik, genapkan saja jadi Rp 400 miliar,” ungkap Gubernur Pramono Anung.

Ditegaskan politisi senior PDIP tersebut, profesionalitas menjadi kata kunci dalam pengumpulan ZIS di DKI Jakarta. Apalagi momentum Ramadhan dinilai sebagai waktu yang sangat berharga untuk memperkuat ketaqwaan dan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

Melalui optimalisasi pengumpulan dan penyaluran ZIS, komitmen Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin ditegaskan kembali, memastikan setiap rupiah yang dihimpun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat berbagi, disinggung pula ada 2 lagu yang dinilai relevan dengan semangat gerakan ZIS tahun 2026 ini. Tembang ‘Bukalah Kacamataku’ yang dipopulerkan oleh Nella Regar, disebut sebagai pengingat agar membuka hati dan perspektif dalam melihat kebutuhan sesama.

Selain itu ada pula lagu ‘Tentang Kasih dan Berbagi ‘ yang pernah sukses dilantunkan penyanyi Ermy Kulit, juga menjadi simbol ajakan untuk tidak pelit dalam memberi.

“Jadi, ngasihnya jangan pelit,” ucap Gubernur Pramono Anung setengah berseloroh dan disambut tawa hadirin. Namun dari syair lagu tersebut penuh makna ajakan untuk meningkatkan kontribusi.

Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta, memasang target lebih tinggi, yakni Rp450 miliar. Bahkan, target ambisius ini diharapkan dapat tercapai melalui sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan capaian yang hampir menyentuh target dan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, pengelolaan dana umat di Jakarta diharapkan tidak sekadar menjadi aktivitas charity. Tetapi, juga menjadi gerakan sosial yang berdampak luas, terukur dan berkelanjutan,” ucap Gubernur Pramono Anung.

Pada kesempatan yang sama Ketua BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta, Dr KH Akhmad H Abubakar, tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan sehingga seluruh program dan kegiatan BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta dapat terlaksana dengan baik dan sukses.

Sedangkan untuk target penghimpunan ZIS tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp450.000.000.000 melalui SK Nomor 1 Tahun 2026
tentang Penetapan Target Pengumpulan ZIS Baznas (Bazis) DKI Jakarta Tahun
2026. Berikut rinciannya:

● TKD : Rp163.250.000.000 (36,28%)
● Non-TKD : Rp286.750.000.000 (63,72%)

Berdasarkan data BKD per Pebruari 2026, dari total 61.045 ASN Muslim di lingkungan SKPD/UKPD Provinsi DKI
Jakarta, sebanyak 45.886 ASN (sekitar 75%) telah menunaikan ZIS.

“Sementara 15.159 ASN (sekitar 25%) masih belum menunaikan ZIS,” tegas Abubakar.

Namun untuk total penyaluran ZIS tahun 2025 sebesar
Rp387.688.030.121, yaitu dengan kategori bantuan sebagai
berikut:

● Dakwah : Rp127.773.078.807
● Ekonomi : Rp3.419.543.846
● Kesehatan : Rp2.021.488.083
● Pendidikan : Rp34.412.517.977
● Sosial Kemanusiaan : Rp220.061.401.408

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi dalam
penghimpunan ZIS, BAZNAS (Bazis) Provinsi DKI
Jakarta memberikan penghargaan kepada para pengumpul
ZIS tertinggi tahun 2025 dengan kategori sebagai berikut:

● Pengumpul ZIS Tertinggi Tingkat Kota, Kecamatan,
dan Kelurahan.
● Pengumpul ZIS Tertinggi Tingkat Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD).
● Pengumpul ZIS Tertinggi Tingkat Badan Usaha Milik
Daerah (BUMD).
● Pengumpul ZIS Tertinggi Tingkat Satuan Pelaksana
Pendidikan se-Provinsi DKI Jakarta.
● Pengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Terbaik se- Provinsi DKI Jakarta.

“Leqat kesempatan ini, kami juga menyampaikan apresiasi
kepada BUMD yang telah menyalurkan dana CSR melalui
Baznas (Bazis), dengan kategori CSR tertinggi sebagai berikut:
● Pertama : PAM Jaya – Rp2.478.000.000
● Kedua : PT Transportasi Jakarta – Rp2.088.390.000
● Ketiga : Bank Jakarta – Rp1.160.036.763

Adapun untuk zakat karyawan BUMD, penghimpunan
tertinggi adalah:
● Pertama : Bank Jakarta
● Kedua : Perumda PAM Jaya
● Ketiga : Perumda Pasar Jaya

“Demi meningkatkan jumlah penerima manfaat pada tahun
ini dan tahun-tahun mendatang, kami memohon dukungan
Bapak Gubernur DKI untuk menerbitkan Instruksi Gubernur tentang Penunaian Zakat Profesi sebesar 2,5% bagi seluruh karyawan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana para ASN yang telah
menunaikan ZIS sebesar 2,5% dari TKD berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 67 Tahun 2019,” pungkasnya. © RED/AGUS SANTOSA.

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)