Karya Terbaru Denny Siregar Production, FILM ‘EMMY’ Suguhkan Potret Wanita Pejuang Sulawesi Diera Kekinian

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Setelah sukses melempar karya ‘Tanah Runtuh’ pada tahun lalu, Denny Siregar Production di 2026 ini kembali memproduksi film layar lebar yang terinspirasi dari salah satu sosok wanita pejuang asal Sulawesi, Emmy Saelan. Namun pesan moralnya mengangkat kiprah di era kekinian.

Disebutkan bahwa rencananya penggarapan film yang juga didukung Produksi Film Negara (PFN) itu, bakal disutradarai oleh Emil Heraldi dan diproduseri Denny Siregar. Harapan bisa jadi literasi bagi generasi muda, setidaknya untuk mengenal deretan wanita pejuang yang pernah ada dan diakui dalam sejarah Indonesia.

Produksi film yang berjudul ‘Emmy’ itu sendiri sedianya dibintangi deretan aktor/aktris ternama. Mereka antara lain : Cut Beby Tsabina (Emmy), Samo Rafael (Bote), Aji Santosa (Johan), Moh. Iqbal Sulaiman (Katong), Dioren Jalu Permana (Lalo), Dito Darmawan (Maulwi), Tubagus Ali (Stefanus), Aksara Dena (Ranggong), Dinda Ghania (Upe), Vincent Fransiscus Verhaag (Westerling), Regina Suhari (Keke), Jesyca Marlein (Martha) serta Hans De Kraker (De Vries).

Menurut Denny Siregar yang juga bertindak sebagai produser, ditengah dunia yang terus bergerak cepat, makna menjadi wanita pejuang hari ini tidak lagi selalu identik dengan medan perang. Atau harus lebih dulu melakukan sesuatu yang heroik dalam tindakan melawan penjajah.

“Jadi, tak harus pernah melakukan aksi heroik. Bisa saja ia hadir dalam bentuk keberanian mengambil pilihan, keteguhan memperjuangkan masa depan dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” kata Denny Siregar, menambahkan.

Maka atas dasar nilai lebih itulah, kemudian Denny Siregar Production melalui kisah Emmy Saelan dan dibintangi Baby Tsabina, mengangkatnya ke layar lebar. Sebagai seorang tenaga kesehatan di situasi yang penuh tekanan, Emmy digambarkan sebagai wanita pejuang yang merawat, melindungi dan tetap berdiri di garis depan ketika banyak orang memilih mundur.

“Tidak hanya itu saja. Sosok Emmy menjadi representasi perempuan yang kuat sekaligus penuh empati. Selain itu juga tetap manusiawi ditengah pilihan-pilihan yang tidak mudah,” bebernya.

Melalui film itu pula, Denny Siregar Production ingin menghadirkan cerita yang tidak hanya kuat secara historis. Tetapi, juga emosional dan dekat dengan realitas saat ini. Yakni tentang perempuan, cinta dan pilihan-pilihan besar yang menentukan arah masa depan.

Namun dari karya film ‘Emmy’ diharapkan menjadi lebih dari sekadar tontonan, namun juga refleksi tentang arti keberanian, pengorbanan dan makna sejati dari menjadi seorang wanita pejuang.

Perlu diketahui pula bahwa Denny Siregar Production adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi film. Untuk karya film ‘Emmy’ juga merupakan film ke-6 yang diproduksi setelah sukses menggarap judul ‘Tanah Runtuh’ di 2025 lalu. © RED/DAMAR NOVRIZAL /EDITOR : GOES

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Hindari Perilaku Seks Menyimpang, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Nikahkan Pasangan Pemulung di Kota Bekasi