JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Perubahan cuaca harus siap dihadapi oleh warga di Ibukota Jakarta, Selasa (14/4/2026). Meski di pagi dan siang hari cerah berawan, namun pada sore hingga malam berpotensi hujan ringan. Demikian prediksi yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Patut diketahui bahwa pola cuaca tersebut, menunjukkan karakteristik transisi harian yang umum terjadi di wilayah perkotaan pesisir seperti Jakarta, akibat pemanasan maksimum pada siang hari memicu pertumbuhan awan hujan pada sore hingga malam harinya.
BMKG memprediksi sepanjang pagi, malah sebagian besar wilayah Jakarta, diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan. Sedangkan intensitas sinar matahari mulai meningkat menjelang siang, yakni dengan suhu udara mencapai puncaknya di kisaran 30 derajat celsius.
Tentu jangan heran apabila akibat kondisi itu, jelas-jelas berpotensi menimbulkan rasa gerah. Terutama khusus di kawasan dengan kepadatan tinggi dan sangat minim ruang terbuka hijau.
Namun begitu memasuki siang hingga sore hari, pembentukan awan konvektif mulai meningkat. BMKG memprakirakan hujan ringan bakal turun secara bertahap pada sejumlah wilayah, terutama pada pukul 16.00 WIB.
Kendati turunnya hujan ringan bersifat lokal, tetap saja berpotensi disertai petir di beberapa titik. Sedangkan di malam hari, kondisi cuaca diprediksi cenderung berawan hingga hujan ringan. Juga masih berlanjut di beberapa wilayah.
Dari kondisi atau cuaca tersebut menandakan hujan tidak langsung berhenti setelah sore. Tapi, sangat mungki bisa berlangsung hingga malam dengan intensitas ringan.
Jika dilihat per wilayah, Jakarta Barat diprakirakan mengalami kondisi berawan sejak pagi, kemudian hujan ringan mulai turun pada sore hari dan berpotensi kembali terjadi pada malam hari.
Sementara Jakarta Pusat cenderung lebih cerah pada pagi hari, namun tetap mengalami pola serupa dengan wilayah lain, yakni hujan ringan pada sore hingga malam.
Adapun Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah dengan potensi hujan yang lebih konsisten. Wilayah ini diprediksi sudah didominasi awan tebal sejak pagi, yang kemudian berkembang menjadi hujan ringan pada sore hingga malam hari.
Kondisi serupa juga terjadi di Jakarta Timur, meski pagi hari diawali dengan cuaca cerah berawan.
Di wilayah pesisir seperti Jakarta Utara, variasi cuaca cenderung lebih dinamis. Pagi hari didominasi cerah berawan, sementara hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hari.
Kecepatan angin di wilayah ini juga relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Jakarta.
Sedangkan wilayah Kepulauan Seribu menunjukkan pola yang sedikit berbeda. Hujan ringan bahkan sudah berpotensi terjadi sejak dini hari, dengan kondisi cuaca yang lebih dipengaruhi oleh aktivitas atmosfer di wilayah laut.
Kecepatan angin di kawasan ini juga tercatat lebih tinggi, sehingga masyarakat yang beraktivitas di perairan perlu meningkatkan kewaspadaan.
Secara umum, suhu udara di Jakarta pada Selasa diprakirakan berada pada kisaran 25 hingga 30 derajat Celsius.
Namun Kepulauan Seribu cenderung memiliki suhu yang lebih stabil, berkisar antara 27 hingga 28 derajat Celsius.
Kecepatan angin di wilayah daratan Jakarta umumnya berada di kisaran 1 hingga 10 kilometer per jam. Adapun di Kepulauan Seribu, angin dapat bertiup lebih kencang hingga mencapai 17 kilometer per jam. Informasi cuaca terbaru yang dirilis secara berkala oleh BMKG. © RED/FATHONIE AG/EDITOR : GOES