JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Secara resmi Winmar Holdings sudah meluncurkan infrastruktur berbasis ESG yang mendukung pasar karbon, energi terbarukan dan keberlanjutan. Infrastruktur generasi terbaru itu sendiri juga dirancang untuk mendukung pasar karbon global, sistem energi berkelanjutan serta tokenisasi aset dunia nyata.
Namun patut diketahui pula bahwa infrastruktur ini dikembangkan untuk menyediakan fondasi yang kuat bagi perusahaan dan institusi keuangan yang ingin membangun solusi baru yang berfokus pada keberlanjutan, dampak lingkungan serta energi terbarukan.
Apalagi platform ini dirancang untuk mendukung aplikasi yang mendorong pengelolaan dan perdagangan aset lingkungan secara bertanggung jawab, seperti kredit karbon, kredit energi terbarukan dan aset berbasis ESG lainnya.
Tentu dengan meningkatnya tekanan bagi bisnis untuk mengadopsi praktik berkelanjutan dan melacak dampak lingkungannya, infrastruktur ini hadir sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan tersebut secara efektif.
Infrastruktur Hijau untuk Komoditas Global & Pasar Energi
Adapun terkait infrastruktur canggih ini akan membantu menyederhanakan proses tokenisasi aset serta meningkatkan keterlacakan kredit karbon, proyek energi terbarukan, dan pasar komoditas.
Artinya langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dari Winmar Holdings dalam mendorong upaya keberlanjutan global sekaligus menyediakan alat penting untuk mendukung transformasi digital di sektor energi dan keuangan lingkungan.
“Sedangkan pasar karbon global dan infrastruktur energi bergerak cepat menuju transformasi digital,” terang Eric Syafutra selaku Chairman Winmar Holdings kepada POSBERITAKOTA, Senin (11/5/2026).

Menurut Eric Syafutra bahwa infrastruktur tersebut dirancang untuk memberikan dukungan yang diperlukan agar aset lingkungan, kredit karbon dan proyek energi terbarukan.
“Bahkan dapat dilacak dengan presisi dan transparansi, sehingga memungkinkan pertukaran yang lancar dalam ekosistem keuangan berbasis keberlanjutan,” jelas Eric Syafutra, menambahkan.
Kemudian disebutkan bahwa infrastruktur ini memanfaatkan teknologi mutakhir yang dirancang untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi maupun solusi kelas institusional. Sistem ini disesuaikan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas dan aksesibilitas bagi pengembang maupun pemangku kepentingan.
Tentu dengan menyediakan platform yang efisien untuk melacak aset lingkungan serta meningkatkan efisiensi proyek terkait energi, infrastruktur ini diproyeksikan memainkan peran penting dalam mendorong masa depan keuangan yang berkelanjutan.
Dukung Inisiatif ESG & Inovasi Berbasis Keberlanjutan
Ditambahkan Eric Syafutra bahwa infrastruktur ini dibangun dengan fokus ESG (Environmental, Social, and Governance), sehingga selaras dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi yang mendorong keuangan hijau. Ekosistemnya dirancang untuk memberikan transparansi, keterlacakan, dan keamanan yang lebih tinggi untuk berbagai jenis aset.
“Yang jelas, platform ini memungkinkan perusahaan dan pengembang untuk fokus menciptakan solusi nyata sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan utama yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ungkapnya.
Platform ini mendukung sejumlah inisiatif berbasis ESG:
• Tokenisasi Kredit Karbon: Memfasilitasi pengelolaan dan perdagangan kredit karbon, membantu organisasi mengimbangi jejak lingkungannya.
• Pembiayaan Aset Energi Terbarukan: Membuka peluang bagi proyek energi berkelanjutan untuk memperoleh pendanaan melalui aset yang ditokenisasi dan instrumen keuangan efisien lainnya.
• Verifikasi Data ESG: Menyediakan sistem kuat untuk memvalidasi dan memverifikasi data terkait ESG, memastikan standar keberlanjutan yang ketat terpenuhi.
• Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Mendukung tokenisasi aset fisik seperti pembangkit energi terbarukan dan infrastruktur, guna mempermudah investasi dan pelacakan.
• Sistem Penyelesaian Komoditas Digital: Menyederhanakan proses penyelesaian komoditas digital seperti kredit energi terbarukan, memastikan integritas dan efisiensi transaksi energi.
Pada sisi lain, infrastruktur ini menawarkan solusi inovatif untuk mendorong adopsi proyek energi terbarukan sekaligus meningkatkan akses pendanaan bagi inisiatif hijau.
Juga dengan memungkinkan perusahaan dan institusi keuangan terhubung serta bertransaksi dalam lingkungan yang transparan dan aman, platform ini bertujuan membangun ekosistem yang berkembang seiring pergeseran global menuju keuangan hijau.
Integrasi Teknologi Energi & Iklim
Selain mendukung pasar karbon, infrastruktur ini juga dirancang untuk terintegrasi dengan teknologi energi dan iklim. Winmar Holdings saat ini mengembangkan sejumlah inisiatif terkait energi terbarukan, termasuk sistem energi hidrogen, tenaga angin, dan proyek pembangkit listrik tenaga surya.
Dikatakan Eric Syafutra bahwa dari platform ini diharapkan memainkan peran penting dalam membantu teknologi tersebut melacak produksi energi, mengelola kompensasi karbon, serta memberikan transparansi tambahan bagi pemangku kepentingan.
Sistem ini terintegrasi dengan pengembangan proyek energi terbarukan perusahaan, memastikan seluruh proyek memenuhi standar lingkungan tertinggi. Kemampuan platform untuk melacak kredit lingkungan, produksi energi, dan pengurangan emisi menjadi langkah penting dalam mewujudkan transisi global menuju solusi energi yang berkelanjutan dan transparan.
Seiring meningkatnya permintaan energi terbarukan, kebutuhan akan data yang akurat dan real-time terkait produksi energi dan dampak lingkungan akan semakin besar. Platform ini memastikan bahwa volume transaksi energi yang terus meningkat dapat diproses secara efisien, aman dan dengan dampak lingkungan minimal. Dengan infrastruktur yang skalabel dan fleksibel, sistem ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pasar global yang dinamis sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Perluasan Ekosistem untuk Proyek Keberlanjutan Masa Depan
Sedangkan peta jalan Winmar Holdings mencakup perluasan ekosistem dengan berbagai alat tambahan dan aplikasi terdesentralisasi. Setelah peluncuran ini, perusahaan berencana menghadirkan rangkaian alat dan aplikasi untuk meningkatkan kapabilitas infrastruktur, termasuk:
• Infrastruktur Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Memungkinkan integrasi layanan keuangan terdesentralisasi ke dalam proyek keberlanjutan.
• Infrastruktur Data ESG: Mengembangkan sistem komprehensif untuk penyimpanan dan berbagi data ESG yang telah terverifikasi.
• Marketplace Kredit Karbon Digital: Membangun platform perdagangan kredit karbon yang transparan dan efisien.
• Aset Energi Terbarukan yang Ditokenisasi: Memungkinkan pembuatan token digital yang terhubung dengan aset energi hijau.
• Alat Interoperabilitas Cross-Chain: Memfasilitasi konektivitas antar sistem blockchain.
Penambahan ini ditujukan untuk meningkatkan kapabilitas platform sekaligus mendorong adopsi lebih luas di kalangan pengembang, organisasi berbasis keberlanjutan, dan institusi keuangan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem yang dinamis dan skalabel untuk mempercepat pergeseran menuju keuangan berkelanjutan secara global.
Tentang Winmar Holdings
Winmar Holdings adalah grup investasi dan teknologi internasional yang berfokus pada pengembangan infrastruktur berkelanjutan, proyek energi terbarukan serta solusi keuangan inovatif. Dengan komitmen kuat terhadap nilai ESG, perusahaan ini aktif mengembangkan proyek di pasar energi, infrastruktur energi hijau, kredit karbon serta sistem keuangan yang mendukung inisiatif keberlanjutan global.
Selain itu Winmar Holdings juga berkomitmen membangun masa depan yang lebih hijau melalui teknologi canggih dan solusi keuangan yang transparan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi mereka atau hubungi melalui email di [email protected]. © RED/AGUS SANTOSA

