KARAWANG (POSBERITAKOTA) – Bertempat di ruang Workhsop Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Gema Insan Cendekia yang beralamat di Kampung Kedung Sari, Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang (Jawa Barat), sebanyak 46 siswa dan siswi mengikuti ujian Tahfidz.
Mereka hadir dengan didampingi orangtua dan wali santri, Kamis (14/5/2026) yang baru lalu. Sedangkan acaranya itu sendiri dibuka tepat pukul 09.00 WIB oleh MC Tisaf dan Ahmad yang juga sebagai wali kelas 9A dan 9B.
Dalam sambutannya, Naning Dwi Rahmawati S.Pd selaku Kepala Sekolah SMPIT Gema Insan Cendekia, tak lupa menyampaikan terimakasih kepada orangtua yang telah hadir untuk mendampingi putra-putrinya dan semoga mendapat hasil terbaiknya.
Sedangkan Abi Wahyu Widodo M.kom yang merupakan Pimpinan Ponpes Gema Insan Cendekia, juga sekaligus membuka acara uji Tahfidz. Bahkan berharap agar proses yang tengah dijalani para siswa dan siswi berjalan lancar untuk mendapatkan kelulusan nantinya.
Nampak turut hadir pula Ketua Komite Sekolah SMPIT Gema Insan Cendekia, Hariyanto, dimana untuk ikut menyaksikan proses dilaksanaknnya uji Tahfidz.
Sementara itu Ustadz Dasim yang bertindak sebagai Ketua Dewan Penguji, sebelumnya menyampaikan terkait Juklak- Juknis Ujian Tahfidz SMPIT Gema Insan Cendekia. Turut mendampingi pula Ustadzah Zayidah (Dewan Guru Ponpes Gema Insan Cendekia) yang baru saja selesai mendapatkan Eyahadah Trijuz Academi.
Untuk deretan Penguji Tahfidz lain dua diantaranya adalah Ustadz Ridwan Fauzi S.Pd dan Ustadz Refaldi Yusuf yang merupakan Penguji Tahfidz di tahun ajaran 2025/2026 ini.
“Syukur alhamdulillah bahwa pelaksanaan ujian Tahfidz secara keseluruhan dapat berjalan lancar. Sampai akhirnya dibacakan pengumuman seluruh peserta dinyatakan lulus, setelah dibacakan berita acara kelulusan ujian Tahfidz SMPIT Gema Insan Cendekia,” tutut Ustadz Dasim.
Disebutkan pula setelah Dewan Penguji Tahfidz melaksanakan tugasnya, saat jeda diisi dengan penyampaian arahan serta sambutan dari Ketua Yayasan Umi Rahma Dian Lestari S.Si M.Pd. Setelah ini bakal dilanjutkan program pembinaan karakter bagi siswa dan siswi yang merupakan bagian tak terpisahkan pada 1 Juni 2026 mendatang.
Berdasarkan pleno hasil keputusan pengujian Tahfidz, keseluruhan peserta Tahfidz meraih hasil cukup baik dan memuaskan. Kemudian seluruh peserta dinyatakan lulus. © RED/RAMADHAN ALDIANSYAH / EDITOR : GOES