Guna Dukung Industri Film Nasional, Wagub Rano Karno Siapkan Ajang Jakarta Film Commission

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk mendukung ekosistem industri kreatif, khususnya sektor perfilman nasional. Salah satu langkah strategis yang tengah dimatangkan adalah pembentukan Jakarta Film Commission (JFC) sebagai wadah akselerasi sekaligus ruang kolaborasi bagi pelaku industri sinema di Ibu Kota.

Penegasan komitmen tersebut diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri acara nonton bareng (Nobar) film horor terbaru produksi Magma Entertainment yang berjudul ‘Badut Gendong’, di Studio 3 XXI Pondok Indah Mall (PIM) 2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Melalui kesempatan tersebut, Wagub Rano Karno mengapresiasi sutradara Charles Gozali dan produser Linda Gozali yang dinilai berhasil melanjutkan kiprah sang ayah, almarhum Hendrick Gozali, sebagai salah satu produser legendaris perfilman Indonesia.

Ditambahkan Wagub Rano Karno, konsistensi tersebut penting untuk menjaga regenerasi sekaligus kualitas perfilman nasional.

“Setelah sekian lama saya tidak aktif secara langsung di dunia film, mereka masih tetap eksis. Di dunia perfilman, regenerasi keluarga membawa beban nama besar yang tidak ringan. Tetapi, faktanya mereka mampu membuktikan,” katanya.

Ditambahkannya bahwa kehadiran logo Jakarta, rangkaian perayaan HUT Kota Jakarta, hingga inisiasi Jakarta Film Commission dalam kegiatan Nobar menjadi simbol arah baru kebijakan pembangunan yang berbasis budaya dan pariwisata.

“Hal inilah yang sedang kita desain. Mudah-mudahan setelah Jakarta Film Commission terwujud secara matang, kita bisa bekerja sama lebih besar lagi untuk mendukung lahirnya film-film berkualitas di Jakarta,” tutupnya. ® RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)