JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Langkah serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kini tengah mulai merealisasikan program ‘Pilah Sampah‘ diharapkan bisa dijalankan secara maksimal oleh masyarakat.
Dari situ Gubernur Pramono Anung juga diminta untuk gencar melakukan sosialisasi dan edukasi, termasuk beri dukungan fasilitas serta insentif yang jelas bagi warga Jakarta nantinya.
Saat diminta mensikapi munculnya program tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta, Muhammad Hatta, sangat apresiasi dan siap beri dukungan.
Dikatakan politisi muda PPP DKI satu ini terkait program ‘Pilah Sampah‘, sebenarnya dapat dijalankan secara optimal oleh seluruh warga Jakarta. Hanya saja perlu ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi Pemprov DKI terlebih dahulu.
“Program itu nanti bisa berjalan maksimal kalau Pemprov DKI Jakarta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait jenis-jenis sampah yang harus dipilah. Selain itu harus ada dukungan penuh berupa fasilitas penunjang,” tegas Muhamad Hatta kepada POSBERITAKOTA di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Ditambahkan pria asli Betawi tersebut bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme pemilahan sampah. Oleh karenanya, langkah edukasi dan sosialisasi yang gencar, dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
“Seyogyanya, masyarakat perlu lebih dulu memahami program Pilah Sampah yang ingin dicapai Pemprov DKI. Maka itu, iperlukan edukasi dan sosialisasi yang masif dari Pemprov DKI. Jadi, kngan sampai program ini nanti cuma sebatas ide saja, karena untuk penerapannya yang tidak maksimal,” katanya, mengingatkan.
Muhammad Hatta juga mengungkapkan terkait kendala yang bakal dihadapi warga di kawasan permukiman padat. Baik itu soal keterbatasan lahan membuat warga kesulitan menampung sampah maupun bagaimana nanti hasil olahannya.
Namun demi mengatasi persoalan tersebut, saran Muhammad Hatta, Pemprov DKI menyediakan sarana penunjang. Mulai dari tong sampah dan fasilitas pemilahan di lingkungan warga.
“Sedangkan langkah solusinya yakni dengan menyiapkan tempat-tempat sampah. Seperti tong sampah dan sejenisnya di rumah-rumah warga atau lahan yang bisa digunakan,” tuturnya.
Selain itu Muhammad Hatta menyarankan Pemprov DKI perlu menerapkan sistem reward dan punishment, supaya program ‘Pilah Sampah‘ dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. “Jadi reward dan punishment, tidak boleh tidak, harus ada!” Begitu harapnya.
Demi mendukung apa yang menjadi keinginan Gubernur Pramono Anung nantinya, Muhammad Hatta siap ikut membantu menggencarkan program ‘Pilah Sampah‘ lewat sosialisi dan edukasi secara masif bagi warga Jakarta. ® RED/AGUS SANTOSA