BALI (POSBERITAKOTA) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kota Denpasar menyepakati kerjasama penting. Mereka menyediakan lahan untuk pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar. Lahan ini berlokasi di Kawasan Benoa, Denpasar, Bali.
Kerjasama ini diteken pada Rabu (10/6/2026) yang baru lalu. Pelindo mengalokasikan lahan seluas enam hektare. Lahan tersebut berstatus Hak Pengelolaan (HPL). Alokasi ini diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas PSEL beserta sarana pendukungnya.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menyampaikan pentingnya langkah ini. “Bali adalah etalase Indonesia di mata dunia,” ujarnya melalui keterangan pers. “Pengelolaan sampah efektif dan berkelanjutan menjadi kebutuhan penting.”
Penyediaan lahan ini berlaku selama 30 tahun. Proyek ini bertujuan mengelola sampah di Denpasar. Kota Denpasar menghasilkan sekitar 1.033 ton sampah per hari. Data ini berdasarkan Sistem Informasi Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional.
Peletakan batu pertama fasilitas PSEL Denpasar direncanakan pada 8 Juli 2026. Proyek ini diharapkan mulai beroperasi pada September 2026. Fasilitas ini akan mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menjelaskan strategi jangka panjang ini. Ia menyebut kerja sama PSEL sebagai tonggak penting. Ini untuk percepatan infrastruktur pengelolaan sampah di Bali.
“Kami berharap volume sampah di TPA berkurang signifikan,” kata Wali Kota Jaya Negara. “Teknologi ini juga akan menghasilkan energi bermanfaat bagi masyarakat.”
Kerja sama ini disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Jumhur Hidayat. Hadir pula Gubernur Bali Wayan Koster. Penandatanganan berlangsung di Gedung Kertha Sabha. Lokasinya di Kompleks Kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha.
Proyek PSEL Denpasar ini memiliki banyak manfaat. Selain mengurangi sampah, ia menghasilkan energi terbarukan. Ini juga diharapkan menjaga kualitas lingkungan Bali. Dukungan terhadap sektor pariwisata juga menjadi tujuan utama. Peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali diharapkan terwujud. ® RED/BALI 01

