JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Setelah mendapat dukungan resmi dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di momen pelaksanaam Anugerah Jurnalistik MH Thamrin (MHT) 2026 kali ini, menggaungkan tema ‘Jurnalisme untuk Jakarta’.
Sedangkan bentuk dukungan dari orang ‘nomor satu’ di DKI Jakarta tersebut, disampaikan melalui rekaman video sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap insan pers yang terus menghadirkan karya-karya jurnalistik berkualitas bagi masyarakat.
Melalui video tersebut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa Anugerah Jurnalistik MH Thamrin merupakan penghargaan yang penting bagi dunia jurnalistik dan sekaligus menjadi motivasi bagi wartawan untuk terus menghasilkan karya terbaik.
“Saya, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, mendukung penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin Tahun 2026 sebagai ajang apresiasi bagi insan pers yang telah menghadirkan karya-karya jurnalistik berkualitas, informatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Masih menurut Gubernur Pramono, penghargaan tersebut diharapkan mampu mendorong para jurnalis untuk terus mengangkat berbagai potensi, inovasi, serta transformasi Jakarta yang kini sedang berbenah menuju Kota Global.
“Karena itu, saya berharap dari Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026 dapat menjadi motivasi bagi para jurnalis untuk terus menghasilkan karya terbaik yang mengangkat berbagai potensi, inovasi, dan transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berdaya saing, dan membanggakan,” katanya.
Datangnya dukungan Gubernur DKI Jakarta tersebut disambut antusias oleh Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo. Menurutnya, perhatian yang diberikan Pramono Anung menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menempatkan karya jurnalistik sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan Ibukota Jakarta.
“Hal ini bentuk dukungan luar biasa dari Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung, menunjukkan betapa beliau memberikan perhatian besar terhadap karya-karya jurnalistik tentang Jakarta yang sedang memasuki momentum bersejarah menuju usia lima abad,” tuturnya.
Ditambahkan Kesit, memasuki usia 500 tahun pada 2027 mendatang, Jakarta membutuhkan dokumentasi sejarah yang tidak hanya akurat. Tetapi, juga mampu menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. Di sinilah peran jurnalisme menjadi sangat strategis.
“Dari Anugerah Jurnalistik MH Thamrin ini, bukan sekadar ajang perlombaan. Hal ini adalah ruang bagi insan pers untuk mendokumentasikan sejarah, mengawal pembangunan, mengkritisi kebijakan secara konstruktif dan sekaligus menghadirkan gagasan bagi masa depan Jakarta,” paparnya.
Selanjutnya, Kesit mengungkapkan bahwa penyelenggaraan MHT Award 2026 mengangkat tema ‘Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan’. Tema tersebut dipilih karena selaras dengan semangat menyongsong lima abad Jakarta sebagai kota yang terus bertransformasi menjadi kota global.
Untuk penyelenggaraan di tahun 2026 ini,panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp 255 juta yang diperebutkan dalam tujuh kategori utama, yaitu:
- Tajuk Rencana;
- Karya Jurnalistik Teks;
- Foto Jurnalistik;
- Infografis;
- Video Televisi Terestrial;
- Video Televisi Streaming; dan
- Radio.
Selain untuk kategori utama, panitia juga menghadirkan dua kategori khusus, yakni:
- Menyongsong 5 Abad Jakarta, yang mengangkat sejarah, pembangunan, budaya, inovasi, serta masa depan Jakarta.
- Literasi Bank Jakarta, yang mengangkat transformasi layanan perbankan daerah, digitalisasi keuangan, QRIS, UMKM, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Pada bagian lain, Kesit mengutarakan bahwa kategori khusus tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif pemberitaan mengenai Jakarta yang kini berkembang sangat cepat.
“Kami berharap semakin banyak karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberi solusi, mengedukasi masyarakat, dan menjadi catatan sejarah perjalanan Jakarta,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya ingin mengajak seluruh wartawan dari berbagai media di Indonesia untuk ikut berpartisipasi.
“Bahkan ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi rekan-rekan wartawan untuk ikut membangun Jakarta melalui karya jurnalistik yang informatif, kritis, dan inspiratif. Karena itu, saya mengajak seluruh insan pers untuk segera mengirimkan karya terbaiknya sebagai bukti bahwa wartawan memiliki kepekaan, kepedulian, dan komitmen dalam mengawal perjalanan Jakarta menuju usia lima abad. Mari bersama-sama merawat sejarah dan mengawal masa depan Jakarta, kota yang kita cintai,” pungkas Kesit.
Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026 terbuka bagi wartawan media cetak, siber, televisi, radio serta pewarta foto dari seluruh Indonesia. Karya yang dilombakan merupakan karya yang telah dipublikasikan pada periode 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026.
Panitia menetapkan batas akhir pengiriman karya pada 31 Mei 2026, sedangkan malam penganugerahan akan dilaksanakan pada Agustus 2026 bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus menuju 500 Tahun Jakarta pada 2027.
Untuk informasi lengkap mengenai persyaratan lomba, kategori, mekanisme pengiriman karya serta jadwal kegiatan dapat diperoleh melalui panitia Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026. ® RED/AGUS SANTOSA