PosBeritaKota.com
Entertainment Nasional

Tancap Gas Selama 5 Hari Syuting, Chandra Wahyu Puas karena Bisa Mengeksplorasi Aktingnya lewat Film ‘Darah Terowongan Casablanca’

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Selama lima hari tancap gas di lokasi syuting, diakui Chandra Wahyu bikin dirinya puas. Kenapa? Karena, bisa mengeksplorasi kemampuan aktingnya lewat film ‘Darah Terowongan Clasablanca‘ arah sutradara Peppi Piona dan merupakan produksi bareng antara Flyingstar Pictures bersama Piranha Pictures.

Lewat film bergenre perpaduan drama, action dan horor tersebut, aktor yang akrab dengan sapaan ‘Mr Bonte‘ – didapuk  memerankan Afandi, seorang tabib bijaksana serta menjadi salah satu karakter penting dalam perjalanan cerita. Terlebih sosok Afandi digambarkan bukan sekadar sebagai juru penyembuh. Tetapi, juga kerap menyampaikan petuah-petuah kehidupan yang menjadi penuntun, karena sebagai tokoh utama.

Karena itu pula, Chandra pun mengaku kalau sebelumnya melakukan pendalaman karakter. Tujuanya agar setiap dialog dan emosi yang disampaikan mampu terasa natural di hahadapan kamera.

“Yang pasti, saya ingin Afandi hadir sebagai sosok yang benar-benar hidup. Jadi, bukan sekadar karakter yang mengucapkan dialog. Justru filosofi yang saya sampaikan, harus memiliki jiwa sehingga penonton dapat merasakan makna dibalik setiap adegannya,” ucap Chandra saat menyampaikan keterangannya di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Perlu diketahui bahwa film ‘Darah Terowongan Casablanca‘, juga dibintangi deretan artis lain. Mereka di antaranya Naya, Sultan, Jordy, Raoul, Margareta, Dinda, Dewi serta Rivaldi. Bahkan di film tersebut, Chandra bukan hanya menawarkan ketegangan lewat adegan aksi dan horor. Namun juga menghadirkan drama emosional yang kuat.

“Jujur, filmnya ini nanti, sangat layak untuk ditonton. Penonton bisa dibuat tegang, diajak berpikir dan sekaligus dapat terbawa emosi hingga meneteskan air mata. Nah, Bang Peppi Piona selaku sutradara, sangat piawai meramu setiap adegan, sehingga semuanya terasa hidup dan memiliki kekuatan emosional,” paparnya.

Adapun salah satu pengalaman paling membekas bagi Chandra di film yang diperankan itu, yakni saat membangun chemistry dengan Naya sebagai pemeran Nadia. Malah ia menilai bahwa aktris muda tersebut mampu menampilkan emosi secara natural, terutama dalam adegan-adegan dramatis.

Namun sebaliknya, Naya justru mengaku kagum dengan totalitas Chandra selama proses syuting. Salah satu adegan di Flyingstar Pictures bersama Piranha Pictures pertama produksi mengharuskan Chandra menggendong dirinya melewati jalur perbukitan yang panjang dan menanjak.

“Tentunya, saya jadi benar-benar salut sama Om Chandra. Walaupun usianya hampir 50 tahun, fisiknya luar biasa kuat. Om Chandra mampu menggendong saya melewati tanjakan yang cukup panjang, tanpa mengeluh sedikit pun. Profesionalismenya benar – benar menginspirasi,” curhatnya.

Saat menutup proses syutingnya, Chandra menyampaikan apresiasi kepada sutradara, pemain dan seluruh kru yang dinilainya bekerja dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.

“Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain dan kru yang sudah bekerja luar biasa. Bang Peppi Piona juga memberikan ruang kepada para pemain untuk mengeksplorasi karakter masing-masing,tanpa menghilangkan visi cerita. Saya tidak sabar melihat hasil akhirnya di layar lebar,” ungkapnya.

Setelah rampungnya proses produksi, film ‘Darah Terowongan Casablanca‘, sangat diharapkan menjadi salah satu film Indonesia yang menyajikan perpaduan drama, aksi dan horor. Sedangkan di dalamnya berisikan sentuhan pesan-pesan kehidupan yang kuat melalui karakter serta konflik yang dihadirkan. ® RED/RAMADHAN ALDIANSYAH /EDITOR : GOES

Related posts

Suasana Kondusif di Papua, KETUA FKMPP BENNY M MARAN Minta Jangan Diganggu Rencana Putusan Bagi 7 Pelaku Makar

Redaksi Posberitakota

Kevin Aprilio Duta ‘In Out Clothing’

Redaksi Posberitakota

Meet and Greet Artis SCTV di Kawasan Car Free Day

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang