Dugaan Awal Akibat Serangan Jantung, Wisatawan Denmark Meninggal Seusai Snorkeling di Nusa Penida

BALI (POSBERITAKOTA) – Klungkung – Seorang wisatawan Denmark meninggal dunia di Nusa Penida pada Senin (29/6/2026). Insiden ini terjadi setelah korban mengeluhkan sesak napas usai melakukan aktivitas snorkeling di perairan populer tersebut, dengan dugaan awal akibat serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban bersama rombongannya kembali dari kegiatan wisata air. Setibanya di Samah Nusa Lembongan Villa, tempatnya menginap, korban mengeluhkan kondisi tubuh tidak nyaman disertai sesak napas. Tak lama kemudian, ia ditemukan tidak sadarkan diri oleh rekannya.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban segera memberikan pertolongan dan melarikannya ke klinik East Medical di Desa Lembongan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.

Pihak Kepolisian Sektor Nusa Penida segera menindaklanjuti laporan yang masuk dengan mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan awal.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, mengonfirmasi tidak adanya unsur kekerasan dari hasil pemeriksaan fisik sementara. “Hasil pemeriksaan fisik sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6/2026).

Dugaan kuat penyebab kematian turis asing tersebut adalah serangan jantung, meskipun penyebab pastinya masih menunggu kepastian medis. Pihak keluarga korban dilaporkan telah menerima musibah ini dan menyatakan menolak untuk dilakukan proses autopsi pada jenazah.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bali Mandara untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak konsulat untuk membantu proses penanganan kasus wisatawan Denmark meninggal ini. ® RED/BALI 01/EDITOR : GOES

Related posts

Tancap Gas Selama 5 Hari Syuting, Chandra Wahyu Puas karena Bisa Mengeksplorasi Aktingnya lewat Film ‘Darah Terowongan Casablanca’

Ini Penjelasan Resmi Disdikpora, Puluhan Calon Murid Gagal Lolos SPMB SD Denpasar

FGD JOE-ADPMET : KPK dan Kejaksaan Kompak Dorong Tata Kelola PI 10 Persen