PosBeritaKota.com
Daerah

Kasus Penganiayaan di Kuta, Pemilik Warung Terancam Kehilangan Mata Kanan

BALI (POSBERITAKOTA) – Kasus penganiayaan serius yang terjadi di Kuta mengakibatkan seorang pemilik warung terancam kehilangan mata kanannya. Insiden ini terjadi di Jalan Simpati, Tuban, Badung, setelah korban dilempar bongkahan beton oleh seorang pria pada Minggu malam.

Korban bernama Sukaryo mengalami luka serius akibat peristiwa yang terjadi pada 28 Juni 2026 tersebut. Kini ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Bola mata kanannya dilaporkan rusak parah dan tidak dapat berfungsi kembali.

Anak korban, Megawati, menjelaskan kondisi terkini ayahnya pada Rabu (1/7/2026). “Pihak RS menyarankan diangkat bola matanya karena dikhawatirkan infeksi menyebar ke mata sebelahnya,” ujarnya. Tindakan operasi dipertimbangkan untuk mencegah risiko lebih lanjut.

Insiden tragis ini bermula dari persoalan sepele di warung sembako milik korban. Istri korban, Hamsari, menegur keponakan pelaku yang bermain tali pintu warung setelah mereka selesai berbelanja. Teguran tersebut diduga disalahartikan oleh pelaku.

Pelaku yang tersinggung sempat melontarkan kata-kata bernada emosi sebelum pergi. Ia kemudian kembali dan diduga mengacak-acak barang dagangan di warung milik Sukaryo. Situasi memanas saat pelaku kembali untuk ketiga kalinya.

Tanpa diduga, pelaku datang sambil membawa bongkahan beton. Benda keras itu langsung dilempar dan mengenai mata kanan korban hingga ia tersungkur. Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Keluarga telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kuta. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Pengaduan Masyarakat (STTPM) dengan nomor registrasi Dumas/881/VI/2026/SPKT.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, mengonfirmasi kasus ini. Ia menyatakan tim gabungan Polsek Kuta dan Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan intensif. Aparat kini terus memburu pelaku yang identitasnya telah diketahui.

Kasus penganiayaan di Kuta ini menjadi sorotan karena dipicu oleh kesalahpahaman. Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan secara damai tanpa tindak kekerasan. Ā® RED/BALI 01 /EDITOR : GOES

Related posts

Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, BRIN Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital Pertanian

Redaksi Bali

Berani Jamin Keamanan Pengusaha Berinvestasi, POLRESTA BANDAR LAMPUNG Bakal Tegas TindakĀ Aksi Premanisme

Redaksi Posberitakota

Diduga Pelakunya 2 Remaja, Karyawan Steam Motor Tewas Digorok 4 Teman di Bali

Redaksi Bali

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang