BALI (POSBERITAKOTA) – BADUNG – Upaya pencarian terhadap seorang remaja hilang terseret arus di Pantai Pererenan, Mengwi, Badung, terus dilakukan. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (11/7) sore saat korban sedang berenang bersama rekannya.
Tim SAR gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) melanjutkan operasi pencarian pada Senin (13/7). Upaya penyisiran telah dimulai sejak Minggu (12/7) setelah Basarnas menerima laporan dari Polair Polsek Kuta Utara mengenai insiden tersebut.
Korban teridentifikasi bernama Made Christian Jonathan, seorang pelajar berusia 17 tahun. Ia merupakan warga yang berasal dari Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan kronologi kejadian. Musibah bermula saat korban bersama dua orang temannya memutuskan untuk mandi di pantai sekitar pukul 17.00 WITA pada Sabtu lalu.
Sekitar empat puluh menit kemudian, gelombang besar datang secara tiba-tiba dan langsung menggulung ketiganya. Dua rekan korban berhasil selamat dari maut setelah berjuang melawan ombak.
“Satu rekan korban berhasil menyelamatkan diri secara mandiri, dan satu lainnya berhasil dievakuasi oleh petugas Balawista Pantai Pererenan,” ungkap I Nyoman Sidakarya saat dikonfirmasi pada Minggu (12/7).
Namun, nasib berbeda menimpa Made Christian Jonathan. Ia tidak mampu menyelamatkan diri dan langsung terseret arus yang kuat ke arah tengah laut hingga akhirnya hilang dari pandangan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya arus laut di pesisir Bali, dan kasus remaja hilang terseret arus tersebut kini menjadi fokus utama tim penyelamat. ®RED/BALI 01