JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Union Gathering 2026 kembali diselenggarakan PAM JAYA sebagai agenda tahunan. Dari kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan industrial serta membangun kesamaan visi antara manajemen dan serikat pekerja dalam mendukung transformasi perusahaan.
Bahkan dalam kegiatan itu sendiri dihadiri oleh empat serikat pekerja di lingkungan PAM JAYA. Masing-masing ada SP PDAM Jakarta, SPAI PDAM Jaya, SPAJ serta PUK SPDT FSPMI PAM JAYA bersama jajaran manajemen PAM JAYA serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Patut diketahui bahwa Union Gathering menjadi wadah untuk mempererat komunikasi, memperkuat kebersamaan dan menyelaraskan komitmen antarserikat pekerja dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Disebutkan pula dari kegiatan itu menjadi momentum penting dalam mendukung transformasi PAM JAYA sebagai Perseroda dan sekaligus memperkuat kolaborasi menuju target pelayanan air minum perpipaan 100 persen bagi atau ke, seluruh warga Jakarta.
Karenanya Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta,
Purnomo, mengapresiasi penyelenggaraan Union Gathering 2027 sebagai wadah komunikasi
yang mampu mempererat hubungan antarserikat pekerja di lingkungan PAM JAYA.
“Tentunya, kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang komunikasi antarserikat pekerja di
PAM JAYA. Sebab, komunikasi yang baik nantinya akan memperkuat kebersamaan dalam menyatukan
visi dan misi, yakni guna mewujudkan pelayanan air minum 100 persen bagi warga Jakarta.
Kontinuitas kegiatan seperti ini perlu terus dijaga agar seluruh pihak dapat perkuat sinergi guna mewujudkan tujuan bersama,” harap Purnomo.

Sedangkan Ketua SP PDAM Jakarta, Fachmi Islam, mengatakan bahwa Union Gathering memiliki
peran penting dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja. Ia bilang sinergi yang terjalin akan menjadi fondasi dalam mendukung transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi, kami berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis dan terus membangun kolaborasi dengan seluruh pihak demi terciptanya produktivitas serta lingkungan kerja yang kondusif. Semangat kebersamaan itu juga diwujudkan melalui penggabungan SPAJ ke dalam SP PDAM Jakarta yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada 8 Juli 2026. Makanya, kami percaya. Semakin solid serikat pekerja, semakin kuat pula dukungan terhadap transformasi PAM JAYA dan target pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta,” tegas Fachmi.
Ungkapan sepakat juga dilontarkan Ketua PUK SPDT FSPMI PAM JAYA, Dwy Wisnu Bagus Priyanto. Menurutnya bahwa Union Gathering menjadi momentum penting untuk menyatukan semangat seluruh elemen pekerja dalam menghadapi transformasi perusahaan.
“Sudah pasti, kami mendukung penuh seluruh program strategis yang dijalankan manajemen PAM
JAYA, khususnya dalam upaya mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air
minum bagi warga Jakarta. Kemajuan perusahaan juga menjadi bagian dari kesejahteraan seluruh pekerja,” ungkap Wisnu.
Sementara itu Ketua SPAJ, Hari Kusmanto, juga menilai hubungan yang harmonis antara perusahaan
dan pekerja merupakan fondasi penting untuk menciptakan produktivitas dan kinerja
yang semakin baik. Menurutnya, sinergi dan konsolidasi yang terus dijaga akan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung kemajuan PAM JAYA.
Artinya melalui Union Gathering 2026, PAM JAYA bersama seluruh serikat pekerja menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan industrial yang harmonis, memperkuat kolaborasi, dan berjalan seiring dalam mendukung transformasi perusahaan. Dan, tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan air minum yang semakin andal bagi seluruh warga Jakarta. ® RED/AGUS SANTOSA

