JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menghadirkan suasana Malam Takbiran yang berbeda dan penuh keceriaan melalui penyelenggaraan Car Free Night di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman, Jumat (20/3/2026), mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Sedangkan inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih ramah. Juga sekaligus dapat mempererat kebersamaan warga Jakarta khusus untuk menyambut Hari Raya Idhul Fitri.
Disebutkan dengan mengusung tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, rangkaian acara telah disiapkan untuk menghidupkan malam di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitarnya. Antara lain dimulai dari Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, pawai obor 5.000 peserta hingga atraksi visual seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show. Nuansa religius juga akan terasa melalui tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan spesial Hadad Alwi.
Dalam kesempatan itu Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan untuk memberikan pengalaman baru bagi warga dalam menikmati malam takbiran.
“Bahkan, saya sudah menyetujui untuk kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Kita pun akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night,” terang Gubernur Pramono Anung di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Rabu (18/3/2026) malam.
Ditambahkan Gubernur Pramono Anung terkait program itu sendiri dirancang tidak hanya sebagai hiburan. Tetapi, juga sebagai bagian dari inovasi “Mudik ke Jakarta” yang mengajak masyarakat merayakan Idhul Fitri dengan suasana Ibukota yang lebih terbuka, hangat dan inklusif.
Guna mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalulintas dengan pembatasan ketat kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan.
Kebijakan itu diambil sebagai upaya memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama acara berlangsung. Meski demikian, akses masyarakat tetap terjaga melalui layanan transportasi umum, termasuk Transjakarta.
“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk. Tetapi, khusus untuk Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara,” jelas Gubernur Pramono Anung, lagi.
Melalui kesempatan tersebut Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh warga meramaikan Malam Takbiran dengan tertib dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan ditengah keberagaman Jakarta. © RED/AGUS SANTOSA

