27.8 C
Jakarta
18 June 2026 - 02:11
PosBeritaKota.com
Uncategorized

Ketut Budi Bantah Reklamasi, Izin Lengkap Selamatkan Pemuteran dari Abrasi

BALI (POSBERITAKOTA) – Ketut Budi Adnyana membantah tudingan reklamasi terkait pengerjaan pengaman pantai di Banjar Yeh Panes, Desa Pemuteran, Buleleng. Ia menegaskan, proyek ini bertujuan menyelamatkan garis pantai dari abrasi, bukan untuk kepentingan lain. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu, 14 Juni 2022.

Penanggung jawab pengerjaan pengaman pantai tersebut menjelaskan situasinya. Ia merespons kunjungan Pansus TRAP DPRD Bali sebelumnya. Ketut Budi ingin membantu pemerintah melindungi garis pantai dari ancaman abrasi.

Abrasi telah menghilangkan lahan seluas 2.500 meter persegi sejak tahun 2014. Kondisi tanah debu di kawasan pantai sangat rentan. Ini menjadi alasan utama pengerjaan perlindungan pesisir.

Pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh pemilik lahan. Mereka mengantongi izin resmi dari BWS Bali-Penida. Izin dengan nomor 039/KPTS/Bws15/2022 ini terbit pada tahun 2022.

“Kami bikin pengaman pantai untuk menyelamatkan garis pantai dari ancaman abrasi,” kata Ketut Budi. Ia menambahkan, ini bukan untuk membangun hotel atau sejenisnya. Pengerjaan ini mendapat dukungan masyarakat setempat.

Dukungan juga datang dari Bendesa Adat dan Perbekel setempat. Satgas Lingkungan turut memberikan persetujuan. Kelengkapan izin ini menjadi dasar kuat pengerjaan.

Penyenderan menggunakan model Buis dengan pasangan batu kali. Panjang struktur mencapai 375 meter. Tinggi 4 meter dan lebar 4,5 meter.

Ketut Budi menegaskan penyenderan tidak mengganggu ekosistem hutan bakau. Satgas Lingkungan yang menanam dan memelihara mangrove juga mendukung. “Jika mengganggu, izin BWS Bali tidak mungkin terbit,” tegasnya.

Terkait undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh Pansus TRAP DPRD Bali, Ketut Budi masih mempertimbangkan. Ia memilih menyelesaikan proyek penahan abrasi ini terlebih dahulu. Ia tidak ingin pengerjaan ini diframing sebagai reklamasi pantai.

Beberapa tokoh setempat mengapresiasi pengerjaan ini. Mereka menilai seluruh proses sesuai regulasi. Ini didasari persetujuan masyarakat dan lembaga terkait.

Pengerjaan pengaman pantai Pemuteran ini dianggap membantu pemerintah. Ini adalah upaya pribadi menyelamatkan garis pantai. Ancaman abrasi di wilayah tersebut memang nyata. ®RED/BALI 01

Related posts

Ada ‘Pasar Tumpah’, JALUR PANTAI UTARA Sering Bikin Repot Pemudik

Redaksi Posberitakota

Demo Jangan Dilarang, IRMA DARMAWANGSA Minta Buruh & Mahasiswa Harus Jauhi Sikap Anarkis

Redaksi Posberitakota

Selundupkan 7,8 Kg Hashish, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto: Tangkap 2 WN Rusia di Bali

Redaksi Bali

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang