28.4 C
Jakarta
18 June 2026 - 21:16
PosBeritaKota.com
Daerah

Atasi Kemacetan di Bali, Gubernur Wayan Koster Mendorong Percepatan Penataan Akses Bandara Ngurah Rai

BALI (POSBERITAKOTA) – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong percepatan penataan akses Bandara Ngurah Rai. Langkah ini untuk mengatasi kemacetan di Kuta, Badung. Dorongan disampaikan Senin (15/6) di Bali.

Gubernur Koster memberikan dukungan penuh. Ia mendesak penguatan akses transportasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara ini merupakan gerbang utama pariwisata Pulau Dewata.

Dukungan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD). FGD bertema “Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai”. Acara berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta.

Gubernur Koster mengapresiasi gelaran FGD ini. Ia menilai pembenahan jalur keluar-masuk bandara prioritas utama. Ini demi mengatasi masalah kemacetan.

Kemacetan dapat berdampak buruk. Hal itu bisa merusak citra pariwisata Bali di mata dunia. Demikian kekhawatiran Gubernur Koster.

Ia memaparkan data krusial peran Bandara Ngurah Rai. Bandara ini sangat penting bagi sektor pariwisata Bali.

“Pada tahun 2025, wisatawan mancanegara masuk Bali mencapai 7 juta 50 ribu orang,” ujar Gubernur Koster. “Ditambah wisatawan domestik 9,2 juta. Total mencapai 16 juta lebih.”

Angka kunjungan yang tinggi ini memerlukan perhatian. Peningkatan aksesibilitas transportasi di area bandara tidak bisa ditunda. Ini juga berlaku untuk wilayah sekitarnya.

FGD diharapkan melahirkan solusi menyeluruh. Solusi ini mengatasi kemacetan di sekitar bandara. Terutama di wilayah Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya,” pinta Koster. “Alur kendaraan harus benar-benar dipetakan.”

Ia mengimbau semua pihak terkait bersinergi. Tujuannya agar proyek ini segera dieksekusi. Gubernur juga mengingatkan rencana perluasan area parkir dan terminal.

Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo, turut hadir. Ia menjelaskan FGD ini kelanjutan diskusi tahun lalu. Tujuannya menjaring masukan untuk kajian matang.

Ferry menyatakan pembenahan akses memerlukan pendekatan terintegrasi. Pendekatan itu juga harus bertahap dan kolaboratif.

FGD juga menghadirkan pemaparan kajian. Akademisi Universitas Udayana, Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya, menyampaikannya. Ia menerima masukan untuk penyempurnaan rencana.

Percepatan penataan akses Bandara Ngurah Rai menjadi prioritas. Ini penting untuk menjaga kelancaran pariwisata Bali ke depan. ® RED/BALI 01

Related posts

Demi untuk Memenuhi Dinamika & Ekspetasi Masyarakat, POLRES BULUNGAN Naik Jadi Polresta

Redaksi Posberitakota

GELAR HIPNOTERAPI ISLAMI, USTADZ EKO SATRIO FORMULASIKAN DEMI MENAMBAH DAYA SYUKUR ATAS SEGALA NIKMAT DARI ALLAH SWT KEPADA DIRI MANUSIA

Redaksi Posberitakota

Meski dari Jualan Kopi, SRI WAHYUNINGSIH Merasakan Dampaknya Setelah Bergabung Jadi Nasabah Binaan di PNM Mekaar

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang