Kemenpora-UNPFA Bahas Persoalan dan Optimalisasi Pemberdayaan Pemuda

JAKARTA (POSBERITAKOTA) โ–  Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto didampingi Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu, Asdep Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda Esa Sukmawijaya, Sesdep Imam Gunawan, menerima audiensi dari Pengurus United Nations Population Fund Activities (UNPFA) Arnette Sachs Robertson yang hadir bersama pengurus UNPFA Margaretha Sitanggang, Anggraini Sari dan Milliana Endah di ruang kerjanya lantai 3 Kemenpora Senayan, Jakarta, Rabu (29/3) siang.

Menurut Sesmenpora kedatangan pengurus UNPFA merupakan kunjungan kehormatan yang telah lama tetapi baru pada kesempatan ini diadakan. Dalam pertemuan itu banyak dibahas mengenai masalah-masalah kepemudaan. “Banyak konsen yang disampaikan khususnya masalah kepemudaan beliau Mrs. Arnette ingin adanya pemberdayaan optimalisasi masalah kepemudaan seperti bonus demografi,” ujar Gatot usai pertemuan.

Bonus demografi lanjutnya, dapat berefek positif dan negatif, berefek baik apabila dapat diberdayakan sebaliknya akan berefek buruk apabila para pemuda masuk dalam narkoba, pengangguran dan terorisme. “Beliau ingin adanya interaksi yang lebih intensif dengan pemerintah khususnya Kemenpora tetapi ada beberapa kendala yakni draf Keputusan Presiden (Keppres) beberapa tahun telah di gagas tetapi hingga saat ini belum tuntas,” urainya.

Baca Juga:  Ibrahimovic Ngaku Bangga, PATUNG BEKCHAM Dibikin LA Galaxy di Luar Stadion

Gatot berharap, Keppres atau nantinya berbentuk Instruksi Presiden (Inpres) masalah kepemudaan dapat selesai pertengahan tahun ini karena Keppres ini selain ditunggu lembaga-lembaga nasional juga dinantikan oleh pihak asing. 

“Semoga dari pihak UNPFA anggaran tidak menjadi alasan yang utama karena terkait anggaran seperti itu dapat di create sedemikian rupa dan akan banyak pihak terkait,” tuturnya.

Gatot optimis anggaran kepemudaan di Indonesia tidak hanya di Kemenpora tetapi tersebar di kementerian/lembaga lain. “Dengan adanya kunjungan ini saya akan banyak mengembangkan beberapa hal seksi di kepemudaan dengan kemasan yang bagus sehingga akan timbul kepercayaan publik bahwa kemenpora mampu mengembangkan kepemudaan menjadi lebih baik,” pungkasnya. โ–  Red/Gardo

Beri Tanggapan