Eksekusi Bandar, MASTER LIMBAD Resah Penyelundupan Narkoba ke Indonesia

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Magician (pesulap-red) kondang berjuluk Master of Fakir, Limbad, mengaku resah lantaran Indonesia dijadikan sasaran para penyelundup Narkoba dari jaringan Internasional. Oleh karenanya, pengungkapan kasus oleh aparat BNN, Mabes Polri, Polda, Bea Cukai dan TNI, harus ditindaklanjuti.

“Harus diberi kesan tegas terhadap para penyelundup Narkoba. Eksekusi segera para bandar yang sudah diputus hukuman mati. Dengan begitu, ke depannya Indonesia tak lagi jadi sasaran bagi peredaran Narkoba dari jaringan atau mafia Internasional,” kata Master Limbad saat diwawancarai POSBERITAKOTA, Kamis (21/2).

Langkah tegas yang dimaksud Master Limbad, tunjukan kalau Indonesia memiliki hukum yang tak kompromi terhadap pelaku penyelundup Narkoba. Kalau perlu, sarannya, tembak ditempat saat menangkap orang asing yang membawa Narkoba ke Indonesia.

Pesulap nyentrik asal Slawi (Tegal), juga berharap Pemerintah Indonesia agar segera mengeksekusi (tembak mati) para penyelundup Narkoba dari orang asing yang sudah diputusan pengadilan dengan hukuman mati. Jangan diperoleh kesan justru seperti ditunda-tunda.

“Jika saja orang asing sebagai penyelundup Narkoba dieksekusi dan jadi pemberitaan besar di tingkat nasional dan internasional, justu akan bikin takut mafia Narkoba,” sarannya. 

Master Limbad khawatir bahwa generasi muda Indonesia dan semua elemen masyarakat, tinggal menunggu waktu bakal dirusak bahaya Narkoba. Sebab, penyelundupan Narkoba jenis ektasi dan sabu, terbukti sudah jutaan butir dan pulahan ton yang masuk ke Indonesia.

“Tidak ada pilihan lain, kecuali instansi berwenang yakni Makhamah Agung, secepatnya mengeksekusi para penyelundup Narkoba dari warga negara asing. Buktikan Pemerintah punya komitmen tegas, apalagi selalu saat ini Indonesia sudah menjadi negara dengan status Darurat Narkoba,” pungkas Master Limbad dengan gemas. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here