PELAJAR MADRASAH DITEMUKAN SETELAH DUA MINGGU MENGHILANG

SERANG (POSBERITAKOTA) □ Bagi warga masyarakat diminta berhati-hati dan selalu mengontrol kondisi anak-anaknya yang masih usia sekolah. Sebab, peristiwa anak hilang, belakangan ini kerapkali terjadi. Beruntung jika kemudian berhasil ditemukan kembali.

Seperti yang menimpa pelajar kelas 3 Madrasah Aliyah Nur Et Taqwa, Wiwin (18), hampir dua minggu menghilang, sejak Selasa (6/3). Sepulang sekolah mengaku ingin main ke rumah rekannya, tapi malah tak pernah kembali ke rumah.

Gadis cantik itu warga Kampung Kukun RT 004/RW 001 Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, akhirnya berhasil ditemukan personil Polsek Cikande sedang berada di sebuah warung makan disekitar Terminal Bekasi Kota, Rabu (14/3).

“Saudari Wiwin dilaporkan hilang pada Selasa (6/3) dan kini sudah kami temukan di warung nasi disekitaran terminal. Yang bersangkutan (Wiwin, red) dirawat pemilik warung nasi karena saat ditemukan dalam keadaan melamun di terminal,” papar Kapolsek Cikande, Kompol Hasan Khan kepada POSBERITAKOTA, Kamis (15/3).

Pengungkapan anak hilang tersebut, dijelaskan, Kapolsek, merupakan hasil kerja keras personil Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Dari hasil penyelidikan selama, personil Bhabinkamtibmas berhasil mendapatkan informasi keberadaan korban di sekitaran Terminal Bekasi Kota. Pada Kamis (8/3/2018), petugas Bhabin dan Reskrim segera bergerak ke Bekasi.

“Setelah melakukan kordinasi dengan personil polsek setempat, kami melakukan pencarian namun korban Wiwin tidak berhasil ditemukan,” terang Hasan Khan.

Karena tak berhasil menemukan, petugaspun kembali dengan tangan hampa. Meski demikian tidak menyurutkan tekad untuk mengungkap kasus anak. Berbagai cara dilakukan personil Bhabinkamtibmas untuk memperdalam informasi keberadaan korban sampai akhirnya korban ditemukan pada Rabu (14/3) malam.

“Korban Wiwin sekitar pukul 23.00, kami serahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi sehat wal’afiat. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu petugas Bhabin dalam mencari orang hilang,” ucap Kapolsek didampingi Wakapolsek, AKP Ate Waryadi.

Sementara itu ibunda korban, Martasiah (54), menceritakan kalau anak gadisnya meninggalkan rumah untuk pergi ke sekolah di Kampung Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (3/3). Korban saat itu mengenakan seragam pramuka lengan panjang, rok panjang, kerudung cokelat, dan tas bahan. Anak semata wayangnya ini tidak kembali ke rumah setelah jam belajar selesai pada siang harinya.

“Pulang sekolah dia nggak langsung pulang. Sempat minta isin dan bilang ke kawannya kalau mau beli gorengan. Ternyata nggak balik lagi,” papar Martasiah. □ RED/ARIA/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here