Tahun Politik, HAMZAH TUN MR SH Serukan Jaga Persatuan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Jelang memasuki Tahun Politik 2019 mendatang, sebagai sesama anak bangsa harus lebih mengedepankan atau menjaga persatuan. Tetap dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), meski kita semua dihadapkan pada kepentingan secara subjektik di dalam memilih pemimpin nasional pada Pilpres mendatang.

Seruan tersebut dilontarkan Ketua Umum Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB LMP), Hamzah Tun MR SH, kepada POSBERITAKOTA, Selasa (3/4) di kantornya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

“Saya melihat Pemilihan Presiden (Pilpres-red) di tahun 2019 mendatang, sangat mengkhawatirkan kita semua. Namun begitu, mudah-mudahan saja, tak sampai terjadi perpecahan,” kata Hamzah Tun MR SH.Ditegaskan pria asal Aceh Gayo tersebut bahwa menjaga persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa, itu jauh lebih penting ketimbang mengutamakan ego sentris karena merasa benar sendiri. Berbeda pilihan adalah sesuatu yang wajar, tapi tidak berarti harus saling bermusuhan.

NKRI bisa dipertahankan sampai sekarang di usia 73 kemerdekaan, jelas itu karena semua anak bangsa dapat menjaga persatuan. Jadi, jangan karena berbeda pilihan mencari pemimpin terbaik pilihan rakyat, lantas berbuntut perpecahan pada nilai-nilai persatuan itu sendiri,” tegasnya.

Indonesia, menurut Hamzah Tun MR SH, jelas-jelas memiliki fundamental 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) yang sangat kuat di dalam menjaga berdirinya bangsa dan negara ini.

Oleh karenanya, ia bersama FB LMP ingin mengajak semua elemen masyarakat, agar mengutamakan dan menjaga persatuan. Butuh kesadaran yang kuat dari masyarakat. Sebab dengan persatuan, bangsa dan negara Indonesia, bakal bisa lebih cepat maju.

“Jangan gampang diadu domba oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab. Indonesia sebagai negara besar dan kemajemukan masyarakat, sepertinya ada pihak-pihak dari luar yang menginginkan kita terpecah belah. Nah, itu yang harus diwaspadai,” pungkas Ketum FB LMP. □ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here