Kurangi Kesulitan Ekonomi, SANDIAGA Janji Bagi-bagi Proyek Pemprov DKI ke UMKM

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan keprihatinannya atas insiden yang terjadi di Mako Brimob. Sekaligus dia juga mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah berhasil meredam kerusuhan antara narapidana teroris melawan petugas Rutan yang menelan enam korban jiwa.

“Saya prihatin atas peristiwa yang terjadi di Mako Brimob. Namun apapun yang terjadi, Jakarta tetap harus aman. Apalagi sebentar lagi memasuki Asian Games 2018, maka Jakarta dan Palembang selaku perwakilan Indonesia harus aman terkendali,” ujar Sandi pada acara Dialog Publik tentang ‘Ekonomi Terkini dan Prediksi ke Depan‘ di kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKS-PAN di gedung The Kemuning, Menteng, Jakpus, Kamis (10/5). 

Ditambahkannya, jika Indonesia rusuh, semua pihak bersatu. Namun untuk menghadapi Pilpres 2019, tentu saja boleh berbeda.​Pada bagian lain, Sandi juga berbicara tentang ekonomi. Menurutnya, secara umum masyarakat makin susah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Harga-harga pada melambung, lapangan pekerjaan makin susah dan diperparah nilai tukar rupiah terhadap dolar makin merosot.

“Untungnya, warga miskin Jakarta sudah dilindungi jaminan sosial seperti KJP Plus yang juga menyediakan sembako murah,” paparnya pada acara yang dihadiri Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik dan struktural parpol lainnya. 

Guna mengurangi kesulitan ekonomi dan mendorong lapangan kerja, kata Sandi, Pemprov DKI akan bagi-bagi proyek kepada perusahaan menengah ke bawah. 

“Selama ini, proyek milik Pemprov DKI hanya dinikmati perusahaan besar kelas BUMN karena semua proyek kecil harus digabung jadi satu paket gelondongan lalu dilelang ke publik. Otomatis, perusahaan menengah ke bawah tak mampu mengikuti lelang proyek konsolidasi sehingga semuanya dikuasai BUMN dan perusahaan besar,” ungkap Sandi lagi.

Model lelang peninggalan gubernur sebelumnya ini jelas tidak berpihak pada UMKM. “Ironisnya, BUMN pemenang proyek meng-sub-kan lagi kontrak tersebut ke sejumlah perusahaan yang bayarannya dicicil lama sekali. Oleh karena model lelang harus diganti dan lebih ramah kepada UMKM,” ujar Sandi pada acara diskusi yang menghadirkan narasumber Dradjad H Wibowo.

“Semoga ke depan UMKM menjadi lebih bergairah lagi dan mampu menyerap banyak lapangan pekerjaan,” tambahnya. 

Sandi juga mengucapkan selamat kepada PAN yang secara resmi telah bergabung dengan Sekber Gerindra – PKS yang bertekad memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden masa depan. 

Wakil ketua DPW PAN DKI Sugiyanto menambahkan utang negara kini makin besar akibat pengelolaan pemerintahan yang salah. “Saya yakin kalau taghar #2019GantiPresiden dapat direalisasi, maka utang negara bisa diminimalisasi sehingga tidak membebani masyarakat sekarang maupun generasi penerus,” ujar Sugiyanto. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here