Libur Lebaran, PEKAN RAYA JAKARTA Dipadati Ratusan Ribu Pengunjung

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ● Momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Lebaran) di tahun 2018 ini, masih bertepatan dengan digelarnya Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran. Event pameran dagang dan industri tersebut, bagai sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi semua lapisan masyarakat, demi ‘plesiran’ bersama anggota keluarga sambil berbelanja.

Pada moment liburan pasca Lebaran di hari pertama, Minggu (17/6) kemarin, tak kurang dari ratusan ribu warga Jakarta dan pendatang dari daerah, memadati arena PRJ Kemayoran. Lautan manusia tumplek blek dan wara-wiri hampir di semua stand pameran dagang dan industri yang digelar pihak panitia penyelenggara.

“Liburan Lebaran ke PRJ jauh lebih enak dan murah. Biar nggak belanja barang, di sini bisa makan-makan. Ada kerak telor, kebabs, martabak spesial serta puluhan jenis makanan dan minuman,” ucap Randi, warga Ciputat, Jakarta Selatan, saat diwawancarai POSBERITAKOTA, Minggu (17/6).

Menurutnya mau datang ke PRJ karena atas permintaan istri dan anak-anak. Sebab, Jumat dan Sabtu (15-16/6) sudah keliling silarurahmi ke seluruh keluarga. “Nah, malamnya datang ke PRJ sini. Kebetulan, anak-anak ada yang minta dibelikan HP baru,” tutur pria yang merupakan pegawai swasta tersebut.

Surtono dan Desi, SPG yang menjajakan paket makanan berisi chikie seharga Rp.10 ribu satu kantong plastik, menuturkan bisa meraih omzet total sejak pagi pukul 10.00 sampai 23.00 WIB, mencapai Rp 5, 6 atau 7 juta.

Baca Juga:  Sebelumnya Ngotot Tolak Kader PKS, ASHRAF ALI Melunak Dikunjungi 3 Cawagub DKI

“Kami jual per bungkus Rp 10 ribu. Ini sudah menjual hampir 500 sampai 700 bungkus. Semakin banyak omzet, target tercapai, bisa dapat bonus gede,” tutur keduanya yang merupakan mahasiswa-mahasiswi universitas swasta di Jakarta Timur.

Hal senada juga dituturkan Afrizal, pedagang baju dan celana. Sempat kewalahan melayani pembeli yang datang. Sebab, kata dia, gerai atau tokonya yang kurang luas bisa dipadati puluhan calon pembeli.

“Mereka berjubel karena harus pilih-pilih barang sesuai kebutuhan dan selera,” kata pria Minang yang rata-rata menjual kaos Rp 50 ribu, celana jeans Rp 100 – 150 ribu, baju koko 2 potong Rp 200 – 250 ribu. Sejak pagi sampai malam, sudah laku ratusan barang. Omzet bisa Rp 50 sampai Rp 100 juta.

Sementara itu di arena permainan anak dan juga panggung konser musik, nyaris tak sepi pengunjung. Mereka berdatangan dan silih berganti. Meski sudah melewati pukul 22.00 WIB, masyarakat yang datang ke PRJ Kemayoran, belum mau bergeser meninggalkannya. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan