Cekik Gadis Berhijab, TERSANGKA ARIS : Sakit Hati Diputus Cintanya

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ “Hati saya panas, tidak terima waktu dia bilang putusin saya,” kata Aris (33) tersangka pembunuh Rina (22) yang mengaku mencekik gadis berhijab di gudang kosong di Jalan Meruya Ilir Raya RT02/01 Kel.Srengseng, Kec. Kembangan, Jakarta Barat. Pekerja bangunan yang sempat 3 hari buron itu, akhirnya diringkus dan bahkan ditembak kakinya lantaran mencoba kabur

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu kepada awak media, Jumat (6/8) sore menjelaskan pembunuh gadis berhijab itu ditangkap di tempat persembunyiannya di Pring Sewu, Lampung, Selasa (3/7) lalu.”Tersangka mengaku setelah menghabisi korban, lalu menggasak cincin dan kalung emas serta handphone milik Rina,” jelas Sitepu.

Setelanjutnya duda satu anak itu kabur ke Cirebon, sebelum kemudian dibekuk di tempat persembunyiannya di Pring Sewu, Lampung.

“Penangkapan terhadap tersangka merupakan hasil dari penyelidikan, setelah kami mendapat keterangan keluarga korban yang menerima pesan WhatsApp dari terduga pelaku tersebut. Tersangka memberitahu adik korban keberadaan Tina di lokasi gudang sambil meminta maaf,” papar Sitepu didampingi Kasubag Humas Kompol Purnomo SH dan Kanit Kriminal Umum AKP Rullian Syauri Sik.

Masih dijelaskan Sitepu, soal kronologis pembunuhan tersebut berawal Rabu (27/6) lalu Aris mengajak korban Rina untuk bertemu dengan orangtuanya, namun hal tersebut ditolaknya dengan alasan akan mengantar temannya melamar pekerjaan.

“Mereka lalu cekcok, korban saat itu memutuskan hubunganya dengan pelaku. Tersangka mengatakan kepada korban lebih mementingkan teman dari pada dirinya,” tambah Sitepu lagi.

Selanjutnya, dua hari kemudian, Jumat (29/6) pelaku datang menemui korban yang bernama lengkap Casrina di rumahnya di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pelaku lalu membawa korban pakai sepeda motor sekitar pukul 21:30 WIB. Kepada Rina, pelaku minta maaf dan meminta agar tidak diputuskan, tapi korban tetap menolaknya.

Lantaran tetap ditolak cintanya, membuat hati pelaku menjadi panas dan langsung mencekik leher korban, lantas membenturkannya ke dinding dan menginjak-injak tubuh gadis itu hingga tak bernyawa lagi. Mengetahui Rina tewas lantas menggasak cincin dan kalung serta handphone milik korban. Lelaki asal Bogor, Jawa Barat itu kabur ke Cirebon dan menjual kendaraan. Uangnya pun untuk ongkos ke Lampung.

“Saya menyesal, Pak! Sebenarnya dia baik, saya ingin sekali memperistrinya, tapi dia menolak,” aku tersangka. Ia dibedil saat ditangkap karena mencoba kabur saat disergap anggota Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat.

Sebagaimana diketahui, Casrina atau Rina diketemukan tewas dengan tubuh sudah membengkak di gudang milik Hanid (53) warga Meruya Ilir, Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (1/7) petang lalu. Kecurigaan polisi, gadis berhijab itu, diduga merupakan korban pembunuhan. ■ RED/WARTO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here