PANGKALPINANG – BABEL (POSBERITAKOTA) – Di era media sosial (Medsos) yang begitu gampang menyuarakan ‘uneg-uneg’, tidak lantas menghakimi secara vulgar kepada pihak siapa pun. Baik itu terhadap lembaga swasta, personal (pribadi orang) maupun korps/institusi negara.
Terkait hal di atas, saat ini tengah viral di live TikTok, karena ada seorang wanita yang menghina Korps Bhayangkari (Polri). Bahkan masalah tersebut menjadi perbincangan publik, menuai sikap pro-kontra di masyarakat serta datangnya respon dari aktivis pemuda di Bangka Belitung (Babel), Minggu (21/12/2025).
Seperti diketahui bahwa wanita tersebut membuat kegaduhan di Polresta Pangkalpinang. Setelah itu muncul potongan video di live TikTok yang ‘menghujat’ dengan tendensi menghina sekaligus merendahkan harkat dan martabat Korps Bhayangkari (Polri).
Dari potongan video yang viral itu, bisa terlihat dalam live atas nama akun TikTok @ellaraaaa. Bahkan di video terdengar jelas ungkapan : “ku nek cita2ku jadi Bhayangkari. Mau nipu sana – sini. Tahulah cita-citaku, kalau aku jadi Bhayangkari kunipu. Ikk jangan heran og? Karena kalaulah jadi ibu Bhayangkari, berkuasa gitu loh! Dilindungi oleh ibu ibu pejabat.”
Setelah mencermati video TikTok yang viral, aktivis pemuda di Bangka Belitung (Babel) Andre Pascal Posshumah atau dikenal dengan nama Andre Politik, sangat menyayangkan sikap serta perkataan oknum masyarakat yang menghina dan merendahkan harga diri, harkat dan martabat Korps Bhayangkari.
“Kondisi tersebut, jelas tidak bisa didiamkan terus-menerus. Pihak kepolisian harus merespon dengan sigap. Jika tidak, mereka bakal berbuat semaunya untuk menjatuhkan nama dan Korps Bhayangkari Polri,” katanya melalui keterangan tertulis yang dikirim ke POSBERITAKOTA, Minggu (21/12/2025) sore.
Pada sisi lain, Andre Politik juga mendesak Kapolda Bangka Belitung dan Kapolresta Pangkalpinang, tentu saja agar secara tegas menindak masyarakat yang menghina Korps Bhayangkari (Polri). Tujuannya supaya memberikan efek jera terhadap pelaku (wanita) yang ada dalam video TikTok viral tersebut.
“Perilaku atau tindakan tersebut, jelas tidak boleh dibiarkan begitu saja. Saya berharap dengan serius, agar yang bersangkutan, harus diproses hukum yang seadil – adilnya,” tegas Andre Politik, mengakhiri keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA

