Meski Pemerintah Jor-joran, DENNY A KUMENTAS Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games 2018

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Pesta olahraga atau yang dikenal dengan perhelatan Asian Games (AG) akan digelar mulai 18 Agustus 2018 mendatang dan dalam proses persiapannya menuai banyak kritikan dari sana-sini. Namun terlepas dari itu, Indonesia diharapkan tetap bisa sukses sebagai pihak penyelenggara (tuan rumah-red).

“Asian Games yang diselenggarakan empat tahun sekali ini, harus kita sukseskan. Apalagi kegiatan ini berlangsung di negara kita sendiri,” ucap Denny Alfred Kumentas, pengamat olahraga saat bincang-bincang dengan POSBERITAKOTA, Rabu (18/7) di Jakarta.

Dalam pengamatan Denny, tak bisa dipungkiri bahwa dari pra penyelenggaraan acara tersebut, Pemerintah dinilai banyak kalangan terlalu jor-joran dalam mengeluarkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur daripada kepentingan dan kesejahteraan rakyat dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Namun kritikan tersebut sempat ditanggapi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Siaran Pers No 4/Kemenpora/4/2018. Bahkan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menilai ajang empat tahunan tersebut diharapkan akan memberikan manfaat yang besar kepada bangsa Indonesia.

“Salah satu manfaat yang dirasakan oleh masyarakat adalah dampak langsung ekonomi dari berbagai sektor dan non ekonomi bagi Indonesia karena sebagai tuan rumah” ujarnya.

Menurutnya manfaat yang didapat dari sisi ekonomi adalah meningkatkan sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, mendorong pengembangan kota melalui pembangunan infrastruktur fasilitas olahraga dan merupakan ajang promosi untuk citra positif bangsa.

Baca Juga:  PON 2020 di Papua, KONI PUSAT Siap Dukung Keputusan dari Pemerintah

“Berdasarkan perhitungan sementara Bappenas, dampak ekonomi dari pengeluaran pengunjung selama tinggal di Indonesia untuk Asian Games 2018 sebesar Rp 3,6 triliun dengan komposisi 88 % pengeluaran berasal dari penonton dan wisatawan, diikuti 4,67 % pengeluaran oleh atlet, 3,96 % pengeluaran awak media, 2,34 % pengeluaran ofisial, dan 0,77% pengeluaran sukarelawan,” katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 akan memberikan legacy dan membawa dampak positif yang besar bagi Indonesia.

Dikatakan Denny yang juga dikenal sebagai pengusaha tersebut, memang sesuai dengan pengeluaran Pemerintah untuk infrastruktur, tidaklah seimbang, “Tapi, kita harus melihatnya kedepan. Manfaatnya untuk masyarakat cukup menguntungkan, kok! Yang jelas, penyelenggaraan Asian Games ini untuk menjadikan pencitraan di mata dunia, kalau negara kita bisa lebih baik,” tegasnya.

Asian Games bukan hanya tentang perhelatan olahraga belaka, tapi ini menjadi tolak ukur eksistensi sebuah bangsa. “Yang jelas, bukan saja dari sisi dampak ekonomi, tapi juga dampak sosial dan pengetahuan dari sebuah negara maju,” kata dia.

Denny menambahkan sebenarnya ajang olahraga multi event Asian Games, bukan hanya untuk mengadu prestasi saja. Namun juga sebagai ajang untuk menciptakan perdamaian di Asia dan khususnya Indonesia. “Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat, ikut serta dalam upaya mensukseskan Asian Games,” pungkasnya. ■ RED/BUD

Beri Tanggapan