Serapan APBD Baru 47 Persen, SEKDA SAEFULLAH Yakin Bisa Tembus 87 Persen

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Serapan anggaran APBD tahun 2018 hingga akhir September baru mencapai 47,8 persen dan masih jauh dari harapan. Namun Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, M Saefullah, mengaku masih optimistis bahwa serapan anggaran akan menembus angka 87 persen di akhir tahun ini.

Ditambahkan Saefullah bahwa target tersebut lebih tinggi dua persen dari realisasi serapan anggaran pada tahun 2017 yang mencapai 85 persen. “Kami berharap lebih baik dari tahun 2017. Kemarin itu kan 85 persen dan kami usahakan tahun ini nambah dua persen,” ujar Saefullah di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (28/9).

Menurutnya, penyerapan diprioritaskan pada fungsi pelayanan masyarakat. “Tahun ini 85, 86 atau 87 persen, ya nggak masalah,” ucap dia seraya memaparkan jika penyerapan anggaran yang hanya mencapai kisaran 80-90 persen, tegas Sekda DKI Jakarta tersebut, tidak menjadi masalah yang besar.

Namun begitu, sebut Saefullah lagi, hal terpenting adalah dalam penggunaan anggaran, terdapat efisiensi anggaran. Karena itu, ia tidak khawatir bila nantinya serapan anggaran tak maksimal akan menyisakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) lebih tinggi lagi.

“Kan kalau Silpa itu bukan semata-mata pekerjaan tidak bisa dikerjakan. Tetapi ada efisiensi, ada dana tak terduga yang masuk. Bisa juga penerimaan kita melampui target. Jadi akumulasi dari sistem keuangan itu, ya itulah Silpa,” jelasnya.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini sangat yakin puncak penyerapan anggaran akan terjadi di dua bulan terakhir pada tahun 2018. Yakni sekitar bulan November dan Desember. “Kalau proyek fisik dibayarkan nanti memang pada Desember. Kalau sekarang belum dibayarkan. Batas pembayaran 20 Desember, tetapi bisa juga sampai 30 Desember,” ujarnya.

Karena itu Saefullah mengingatkan kepada seluruh pimpinan SKPD untuk berlomba-lomba menjalankan kegiatan yang sudah diagendakan dalam APBD. “Usahakan semua proyek bisa berjalan sesuai target dan efisien sehingga kita bisa melayani masyarakat secara maksimal sekaligus berhemat anggaran,” pungkasnya. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here