Merasa Dirugikan Atas Ulah Hoax-nya, INGGARD Akan Polisikan Ratna Sarumpaet

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Inggard Joshua, menilai tindakan kebohongan publik yang dilakukan Ratna Sarumpaet telah menodai ketertiban umum dan keamanan nasional. Dia sangat mendukung jika Capres Prabowo Subianto memecatnya dari Tim Kampanye Nasional Capres-Cawapres Prabowo – Sandiaga.

Inggard menegaskan selain dipecat dari tim kampanye, Ratna juga harus diproses secara hukum. “Sebagai kader Partai Gerindra, saya sangat kecewa dan merasa dirugikan dengan ulah Ratna Sarumpaet itu. Saya tadi sudah bicara langsung kepada Pak Cawapres Sandiaga Uno agar segera dijatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan. Ini sangat merugikan Partai Gerindra,” ujar Inggard di kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga di Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/10).

Inggard Joshua, calon legislatif (Caleg) Partai Gerindra DPRD DKI Nomor urut 2 Dapil IX Jakarta Barat ini, menyatakan jika tidak ada pihak yang melaporkan ke polisi, maka dirinya segera melaporkan ulah Ratna Sarumpaet ke Bareskrim Mabes Polri.

“Sebagai tokoh masyarakat, Ratna sangat berani menciptakan kebohongan publik dan seolah-olah dia menjadi korban penganiayaan di Bandung yang menyebabkan wajahnya bengkak-bengkak, ” kata Inggard. Bahkan di depan Prabowo, masih berani berbohong dengan karangannya sendiri. Sedangkan setelah terpojok, baru mengaku bahwa wajahnya yang bonyok itu akibat mal praktik bedah plastik.

Inggard ngotot harus ada langkah hukum karena Ratna telah menyebarkan berita bohong untuk kepentingan popularitas dirinya. Inggard yang juga Ketua Vox Point Indonesia ini bersikeras agar Ratna diproses secara hukum supaya ketahuan siapa di belakang dan motif apa dia menyebarkan berita hoax itu.

“Berita bohong ini sangat mengganggu ketertiban dan keamanan nasional. Sehingga harus secepatnya diproses secara hukum. Ada beberapa pelanggaran UU yang dilakukan Ratna ini,” kata mantan anggota Komisi A DPRD DKI ini. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here