Tutup Kemah Pesantren Nasional, GUBERNUR ANIES Ajak Santri Tingkatkan Persaudaraan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup kegiatan Perkemahan Pesantren Nasional Mapadi II di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (3/11). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, diikuti oleh kurang lebih 2.000 santri dari 60 pondok pesantren di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies mengajak para santri untuk menjaga dan meyakinkan persaudaraan di Tanah Air. “Kita semua merasa bersyukur masih banyak anak-anak muda belia kumpul bersama dalam silaturahmi perkemahan nasional. Kemah ini memiliki arti penting tingkat nasional. Bukan saja membangun pertemanan, tapi juga persahabatan dan persaudaraan,” kata Anies di hadapan ribuan peserta kemping.

Menurut Anies, selain menjadi momentum untuk membangun persaudaraan, perkemahan ini tentu akan menjadi pengalaman yang paling berharga bagi semua peserta. Pengalaman ini juga bisa diwujudkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari peserta di masyarakat.

“Kegiatan kepemudaan di Jakarta juga akan semakin diintensifkan. Melalui karang taruna yang menjadi salah satu garda terdepan dalam kegiatan di perkampungan di Jakarta,” lanjut Anies.

Menurut pengamatan Gubernur Anies, kegiatan kepemudaan tumbuh dan dibiarkan secara otomatis alami. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan lebih banyak untuk kegiatan kepemudaan lebih terstruktur dan tertata rapi di wilayah DKI Jakarta.

Hadi, salah satu peserta perkemahan mengaku senang sekali bisa mengikuti kegiatan tersebut. “Meski waktunya cukup singkat, tapi kami bisa berkenalan dengan sesama santri sehingga kami bisa saling bertukar informasi. Selanjutnya kami juga saling memberikan nomor telepon telpon untuk menjalin persahabatan jangka panjang,” ujar santri dari kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. □ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here