Masih di Awal 2019, MASTER LIMBAD Wanti-wanti Jangan Remehkan Gejolak Alam

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Gejolak alam atau kejadian di bumi yang terus beruntun beberapa bulan belakangan ini tak boleh diremehkan begitu saja. Apalagi khusus memasuki awal tahun 2019 ini. Sebab kejadian demi kejadian mulai dari gempa, tsunami, longsor, banjir bandang sampai angin puting beliung yang telah memakan ribuan korban jiwa, sepertinya belum usai.

Kondisi tersebut masih akan terjadi sebelum pelaksanaan Pileg dan Pilpres atau Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. Meski sejatinya hubungan antara peristiwa politik dengan alam, tak serta merta bisa dibilang saling bertautan. Namun peristiwa atau gejolak alam, pada kenyataannya dapat meredam sejenak perbedaan atau panasnya suhu politik di Tanah Air.

Pendapat tersebut dilontarkan Master Limbad lewat penerawangan bathinnya. Karena itu, masyarakat diminta harus tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar bakal munculnya bencana. Baik itu di pinggiran pantai, wilayah pegunungan maupun daerah dataran rendah.

“Semua itu merupakan peringatan dari Allah SWT. Kita semua wajib untuk melakukan antisipasi, agar tak tertimpa bencana. Meski kalau bicara takdir, siapa pun tak bakalan bisa menolak,” ucap pria asal kelahiran Slawi (Tegal) kepada POSBERITAKOTA, Jumat (5/1).

Ditambahkan Master Limbad yang juga dikenal sebagai magician (pesulap-red), sampai April 2019 mendatang bahwa gejolak alam masih bakal terus terjadi. Bahkan tetap jadi ancaman bagi kehidupan manusia. Tanpa mengenal tempat dan waktu.

“Jika sudah jadi suratan takdir, ya sulit dihalau. Namun, minimal sebagai manusia harus tetap waspada. Apalagi bencana itu bisa datang setiap saat atau kapan saja,” pungkas Master Limbad. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here