Beri Otonomi Sebagai Penyelenggara Pemilu, HAMZAH TUN MR SH Minta KPU Jangan Dicerca

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Jelang digelarnya Pemilihan Umum Serentak pada tiga bulan ke depan, baik Pileg maupun Pilpres pada 17 April 2019 mendatang, lembaga KPU (Komisi Pemilihan Umum) menghadapi sejumlah cercaan. Baik itu dari peserta Pemilu dan masyarakat luas.

Bahkan cercaan yang muncul mengindikasikan seperti tak mempercayai sebagai lembaga penyelenggara pesta demokrasi lima tahun sekali tersebut. Padahal jika mau melihat secara objektif, seharus kerja keras pimpinan KPU Pusat dan KPUD, patut mendapat apresiasi positif.

Melihat kondisi yang menimpa KPU saat ini, Hamzah Tun MR SH yang merupakan Ketua Umum Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB LMP), justru malah meminta agar semua pihak menyikapinya dengan objektif. Jangan gampang mencerca atau mengadili dengan tuduhan negatif, tanpa melihat persoalan secara jernih.

“Seharusnya, kita melihat secara objektif, terutama yang terkait KPU. Sebab, apa yang dilakukan KPU selama ini, juga sudah sesuai tugas dan fungsinya. Jadi, tolong jangan terlalu berprasangka buruk,” ucapnya saat diwawancarai POSBERITAKOTA, Kamis (10/1) di Jakarta.

Dalam pandangan Hamzah Tun MR SH, selama ini baik pimpinan maupun semua unsur yang terlibat di KPU, telah bekerja keras. Bahkan, bisa dilihat independent dan selalu merespon apa yang menjadi masukan peserta Pemilu dan masyarakat luas.

“Karena itu, saya mengajak semua pihak memberikan kepercayaan sepenuhnya pada KPU. Sebab, jika terus dicerca, pada gilirannya dapat berpengaruh pada partisipasi masyarakat luas terhadap Pemilu itu sendiri,” pungkas pria asal Aceh itu yang siap menjaga lembaga KPU agar bersikap independent dan objektif. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here