Di Kampung Bakung Bekasi, BAZNAS Panen Raya Lele-Sayur-Jamur

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama para mustahik melakukan panen raya di Kampung Bakung, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin, (21/1). Panen berupa ikan lele dan sayuran ini merupakan hasil dari program pemberdayaan ‘Mustahik Pengusaha’ yang sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu.

Panen raya dihadiri anggota BAZNAS, Drs H Irsyadul Halim dan Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd Nasir Tajang. “BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele dengan memberikan modal usaha dan pendampingan dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mustahik,” ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Ajat Sudrajat. Program ini mengembangkan para mustahik pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKMM).

Irsyadul menjelaskan bahwa di Kampung Bakung, Kabupaten Bekasi, BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele, yang programnya sudah berjalan sejak tahun 2018. Peternak lele yang diberdayakan BAZNAS sebanyak 23 KK penerima manfaat. Modal yang diberikan dipergunakan untuk pembuatan kolam bioflok, pembelian bibit, dan pakan lele.

“Bibit lele yang disebar sebanyak 46.000 ekor, dan yang bertahan hidup kurang lebih sekitar 80 persennya. Para peternak lele yang diberdayakan BAZNAS ini, menghasilkan pendapatan total sekitar Rp 90 juta, dari hasil penjualan panen,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Brebes Ikut Memetik Hasil Panen Labu Siam Perdana

Ia menambahkan tak hanya memberdayakan para peternak lele, BAZNAS juga melakukan pemberdayaan kepada para petani sayuran. Sebanyak 25 petani diberdayakan dengan diberikan modal usaha.

“Petani sayuran ini menanam tanaman berupa terong, oyong, pare dan kacang panjang, dengan luas lahan 20 ribu meter persegi. Setiap 4 bulan tanam, petani akan panen kurang lebih sekitar 106 ton sayuran, dan mendapat keuntungan sebesar Rp 53 juta,” katanya.

Ajat menambahkan khusus petani jamur di daerah tersebut juga diberdayakan, bantuan modal usaha sebesar Rp 30 juta kepada enam penerima manfaat, dengan penambahan modal tersebut mampu meningkatkan pendapatan petani sebesar 20 persen dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 3 juta.

Beberapa waktu lalu, program pemberdayaan BAZNAS ‘Mustahik Pengusaha’ juga diluncurkan di kawasan Kp. Melayu, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Pemberdayaan berupa pengembangan warung Z-Mart dan pemberdayaan kepada mustahik pedagang nasi goreng keliling dilakukan. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan